Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Supra Boga Lestari Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1.088.947.267.000, mengalami penurunan 9,03% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.197.109.086.000.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 6,13% menjadi Rp 508.162.586.000, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan setara kas serta piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 580.784.681.000, turun 11,43%, didorong oleh penurunan nilai aset hak-guna dan aset tetap neto.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 807.657.617.000, turun 7,70% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 567.533.560.000, menurun 6,50%, terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha pihak ketiga dan bagian lancar liabilitas sewa.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 240.124.057.000, dengan penurunan 10,43%, mencerminkan penurunan liabilitas sewa jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 281.289.650.000, turun 12,66% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi komprehensif periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan neto perusahaan mencapai Rp 2.186.274.714.000, naik 0,84% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2.168.087.539.000. Pertumbuhan tipis ini menunjukkan adanya sedikit peningkatan aktivitas penjualan.

Laba Bersih

  • (Rugi) bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (40.251.641.000), turun 187,88% YoY dari laba periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 45.802.205.000. Perubahan signifikan ini disebabkan oleh peningkatan beban penjualan serta beban umum dan administrasi yang melampaui pertumbuhan pendapatan, serta tidak adanya realisasi laba dari investasi seperti tahun sebelumnya.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp (26), mencerminkan penurunan 189,66% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih menjadi rugi bersih dan jumlah saham beredar yang tetap.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,90x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar sedikit di bawah 1x.
  • Quick Ratio: 0,18x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 24,45%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan sebelum beban operasional.
  • Margin Laba Bersih: -1,84%, mencerminkan perusahaan mengalami kerugian setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -4,69% (annualized), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih (negatif karena rugi).
  • Return on Equity (ROE): -17,94% (annualized), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham (negatif karena rugi).

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 2,87x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dengan tingkat ketergantungan pada utang yang cukup tinggi.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 825 per 28 Oktober 2025, PER tercatat -31,7x. Nilai PER negatif ini disebabkan oleh perusahaan mencatatkan rugi bersih (EPS negatif), sehingga rasio ini tidak bermakna untuk perbandingan valuasi saat ini.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 178,28, PBV perusahaan berada di level 4,63x, mencerminkan valuasi pasar yang premium dibandingkan nilai bukunya, mengindikasikan ekspektasi pasar terhadap pemulihan atau prospek pertumbuhan di masa depan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Supra Boga Lestari Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya tantangan signifikan. Meskipun pendapatan neto sedikit meningkat, perusahaan berbalik mencatatkan rugi bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama akibat tekanan pada beban operasional dan tidak adanya keuntungan dari penjualan investasi. Posisi neraca menunjukkan penyusutan aset, liabilitas, dan ekuitas. Rasio likuiditas berada di bawah level ideal, sementara rasio solvabilitas (DER) menunjukkan tingkat leverage yang tinggi. Valuasi PBV yang tinggi kontras dengan kinerja profitabilitas negatif, menandakan adanya ekspektasi pasar terhadap perbaikan kinerja ke depan, sejalan dengan rencana manajemen untuk menutup toko yang merugi dan melakukan efisiensi. Investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan dalam mengendalikan biaya, memperbaiki margin, dan mengelola struktur permodalannya di kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here