Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Sidomulyo Selaras Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 134,85 miliar , mengalami penurunan 6,83% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 144,73 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 29,62% menjadi Rp 26,70 miliar , terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 108,16 miliar , naik 1,27% , didorong oleh kenaikan aset hak-guna.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 116,09 miliar , naik 3,88% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 90,70 miliar , meningkat 15,80% , terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 25,39 miliar , dengan penurunan 24,05%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 18,77 miliar , turun 43,10% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh defisit (rugi bersih) pada periode berjalan.

Laporan Laba Rugi 

Pendapatan 

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 58,56 miliar , turun 22,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 75,20 miliar.

Laba Bersih 

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk berbalik menjadi rugi bersih sebesar (Rp 13,18 miliar) , dari laba bersih Rp 1,38 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan dan peningkatan beban lain-lain.

Earnings per Share (EPS) 

EPS tercatat sebesar (Rp 11,61) , mencerminkan penurunan signifikan YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,21, sejalan dengan pembalikan laba bersih menjadi rugi bersih.

Rasio Keuangan Likuiditas

  • Current Ratio: 0,29x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,25x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 32,13%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -22,50%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -13,03% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -93,63% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 6,19x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan yang sangat tinggi pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 61 per 31 Oktober 2025, PER tercatat Negatif (N/A) karena perusahaan mencatatkan rugi bersih (EPS negatif).
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 16,53, PBV perusahaan berada di level 3,69x, mencerminkan harga pasar yang premium dibandingkan nilai ekuitasnya.

Kesimpulan 

Kinerja keuangan PT Sidomulyo Selaras Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan tekanan yang signifikan. Penurunan pendapatan yang tajam dan pembalikan dari laba menjadi rugi bersih telah menggerus ekuitas perusahaan secara substansial.

Investor perlu memperhatikan tingkat likuiditas yang sangat ketat, yang ditunjukkan oleh Current Ratio di bawah 1x, serta struktur permodalan dengan tingkat utang (leverage) yang sangat tinggi (DER 6,19x). Meskipun harga saham diperdagangkan di atas nilai bukunya, rasio profitabilitas yang negatif (ROE dan ROA) menjadi tantangan utama bagi perusahaan ke depannya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here