Pada semester pertama tahun 2025, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 420,64 miliar , mengalami perubahan sebesar kenaikan 6,74% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 394,09 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 5,31% menjadi Rp 361,64 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 16,44% menjadi Rp 59,00 miliar , didorong oleh peningkatan pada pos taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan dan aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 229,60 miliar ,
meningkat sebesar 12,71% dari tahun sebelumnya. - Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar kenaikan 13,83%, menjadi Rp 213,40 miliar.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 16,20 miliar , mengalami penurunan sebesar 0,19%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 191,04 miliar , yang mencatatkan
peningkatan sebesar 0,35% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1,44 triliun , yang mengalami kenaikan sebesar 55,71% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya , didorong oleh peningkatan penjualan buah-buahan.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 21,66 miliar , yang mengalami kenaikan sebesar 22,00% dari tahun sebelumnya , didorong oleh peningkatan laba bruto.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 21,66 , menunjukkan kenaikan sebesar 23,28% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 1,69 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 1,12 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 7,37%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 1,51%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA) (disetahunkan): 10,30%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE) (disetahunkan): 22,68%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1,20. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 11 September 2025, yaitu Rp 1.450, PER perusahaan (disetahunkan) tercatat sebesar 33,47x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 7,59x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.450 dan nilai buku per saham sebesar Rp 191,04. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Perseroan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan sebesar 55,71% dan kenaikan laba bersih sebesar 22,00% secara tahunan. Rasio profitabilitas seperti ROE yang disetahunkan mencapai 22,68%, menunjukkan efisiensi dalam menghasilkan laba dari modal pemegang saham. Meskipun demikian, valuasi PER dan PBV yang relatif tinggi mengindikasikan ekspektasi pasar yang besar terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi industri dan ekonomi makro, dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


