Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 4.480.791 juta, mengalami penurunan 9,60% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.956.361 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 20,83% menjadi Rp 2.573.718 juta, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada penurunan kas, investasi jangka pendek, dan persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 1.907.073 juta, naik 11,82%, didorong oleh kenaikan pada aset hak guna.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 967.236 juta, turun 29,89% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 534.939 juta, menurun 40,56%, terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha pihak ketiga.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 432.297 juta, dengan penurunan 9,87%, mencerminkan perubahan pada liabilitas sewa jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 3.513.555 juta, turun 1,77% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembagian dividen kas yang lebih besar dari laba tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1.878.019 juta, turun 11,16% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2.113.813 juta. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan pada penjualan barang beli putus dan komisi penjualan konsinyasi.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 272.976 juta, naik 8,00% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh efisiensi operasional, terutama pada penurunan beban pokok penjualan dan beban penjualan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 46,02, mencerminkan kenaikan 8,13% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 4,81x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 4,17x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 53,64%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 14,54%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 8,12%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 10,36%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,28x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 426 per 29 Oktober 2025, PER tercatat 6,94x, mengindikasikan valuasi undervalued terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 592,38, PBV perusahaan berada di level 0,72x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan (laba bersih naik 8,00% YoY) meskipun terjadi penurunan pendapatan (turun 11,16% YoY).

Pertumbuhan laba bersih didorong oleh efisiensi operasional yang kuat, terlihat dari penurunan drastis pada beban pokok penjualan dan beban penjualan. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan pendapatan yang berkelanjutan sebagai tantangan utama yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here