Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

  • Aset
    • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 531.157.199.281 , mengalami kenaikan 15,87% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 458.395.750.094.
    • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 17,79% menjadi Rp 479.049.148.071 , terutama dipengaruhi oleh peningkatan signifikan pada kas dan setara kas serta piutang usaha.
    • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 52.108.051.210 , naik tipis 0,78%, didorong oleh sedikit kenaikan pada aset tetap neto.
  • Liabilitas
    • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 79.975.479.809 , turun signifikan 67,62% dibandingkan akhir tahun lalu (Rp 247.043.405.680 ).
    • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 77.176.184.647 , menurun drastis 68,40%, terutama disebabkan oleh penurunan utang bank jangka pendek , utang usaha , dan utang lain-lain dibandingkan akhir 2024.
    • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 2.799.295.162 , tidak mengalami perubahan (0%) dibandingkan akhir 2024 , yang hanya terdiri dari liabilitas imbalan kerja.
  • Ekuitas
    • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 451.181.719.472 , naik signifikan 113,48% dibandingkan 31 Desember 2024 (Rp 211.352.344.414 ), didorong oleh peningkatan modal saham melalui IPO dan akumulasi laba bersih.

Laporan Laba Rugi

  • Pendapatan
    • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan (Penjualan Neto) perusahaan mencapai Rp 2.823.467.826.418 , turun 5,55% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2.989.467.382.270. Penurunan ini terjadi meskipun ada kontribusi dari entitas anak yang diakuisisi (GRPM), mengindikasikan kemungkinan adanya penurunan pada segmen bisnis lainnya atau konsolidasi yang belum penuh selama 9 bulan 2024.
  • Laba Bersih
    • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 33.733.210.932 , naik signifikan 25,99% YoY dari periode yang sama tahun lalu (Rp 26.775.001.023 ). Peningkatan ini didorong oleh penurunan drastis pada beban pokok penjualan dan biaya keuangan , meskipun beban penjualan dan administrasi sedikit menurun.
  • Earnings per Share (EPS)
    • EPS tercatat sebesar Rp 5,82 , mencerminkan kenaikan 0,87% YoY (dari Rp 5.77 ), sejalan dengan perubahan laba bersih, meskipun pertumbuhan EPS lebih rendah dibanding pertumbuhan laba bersih karena adanya peningkatan jumlah saham beredar pasca IPO.

Rasio Keuangan (per 30 September 2025 & 9M 2025)

  • Likuiditas
    • Current Ratio: 6,21x (Rp 479.049 Juta / Rp 77.176 Juta), menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
    • Quick Ratio: 3,63x ((Rp 479.049 Juta – Rp 198.950 Juta) / Rp 77.176 Juta), mengindikasikan likuiditas yang tetap sangat baik bahkan setelah mengecualikan persediaan.
  • Profitabilitas
    • Margin Laba Kotor: 6,53% (Rp 184.469 Juta / Rp 2.823.468 Juta ), menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
    • Margin Laba Bersih: 1,19% (Rp 33.733 Juta / Rp 2.823.468 Juta ), mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
  • Efisiensi & Pengembalian
    • Return on Assets (ROA) (Annualized): 9,09% ((Rp 33.733 Juta / 9 * 12) / Rata-rata Aset Rp 494.777 Juta), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
    • Return on Equity (ROE) (Annualized): 13,58% ((Rp 33.733 Juta / 9 * 12) / Rata-rata Ekuitas Rp 331.267 Juta), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
  • Solvabilitas
    • Debt to Equity Ratio (DER): 0,18x (Rp 79.975 Juta / Rp 451.182 Juta ), menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah pasca penurunan liabilitas signifikan.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 145 per 21 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat 18,71x (Rp 145 / (Rp 5,82 / 9 * 12)), mengindikasikan valuasi [tergantung sektor pembanding] terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 77,79 (Rp 451.181.719.472 / 5.800.000.000 saham ), PBV perusahaan berada di level 1,86x (Rp 145 / Rp 77,79), mencerminkan [tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan].

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan transformasi signifikan pada neraca dengan penurunan drastis liabilitas dan penguatan ekuitas, terutama pasca IPO dan akuisisi. Meskipun pendapatan mengalami penurunan YoY, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih secara signifikan, menandakan adanya perbaikan efisiensi atau margin. Rasio solvabilitas (DER) sangat membaik, dan rasio likuiditas berada pada level yang sangat kuat.

Pertumbuhan laba bersih yang solid menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan pasca aksi korporasi. Namun, investor perlu memperhatikan penyebab penurunan pendapatan YoY dan potensi keberlanjutan peningkatan margin di kuartal selanjutnya.

Dari sisi valuasi, saham PMUI saat ini diperdagangkan pada PER 18,71x dan PBV 1,86x yang [relatif moderat/menarik/tinggi tergantung sektor], memberikan potensi [akumulasi, hold, atau profit taking] tergantung pada profil risiko dan horizon investasi masing-masing investor, serta ekspektasi terhadap kinerja pasca-IPO dan integrasi akuisisi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments