Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 67.543.722.360.000 , mengalami kenaikan 8,38% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 62.323.622.922.000.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 4,47% menjadi Rp 13.795.724.600.000 , terutama dipengaruhi oleh kenaikan kas dan investasi jangka pendek , meskipun piutang usaha menurun.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 53.797.700.160.000 , naik 5,23%, didorong oleh peningkatan nilai investasi pada entitas asosiasi.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 19.418.272.440.000, turun 1,14% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 9.671.080.280.000 , menurun 4,02%, terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 9.745.512.960.000, dengan kenaikan 1,89%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 48.175.484.920.000 , naik 11,27% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba (laba ditahan) yang belum ditentukan penggunaannya.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan (penjualan neto) mencapai Rp 12.327.104.400.000 , turun 2,69% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 12.668.667.320.000. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan di segmen kertas budaya.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 3.556.693.760.000, naik 107,72% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan signifikan dari bagian laba neto entitas asosiasi dan realisasi keuntungan selisih kurs, dibandingkan kerugian kurs pada periode sebelumnya.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 1.142,58, mencerminkan kenaikan 107,58% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,43x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,97x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 15,36%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 28,86%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 7,19% (Disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 10,21% (Disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,2x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang (berdasarkan perhitungan utang berbunga terhadap ekuitas sesuai Catatan 45).

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 7.000 per 4 November 2025, PER tercatat 4,60x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi undervalued terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 15.475,25, PBV perusahaan berada di level 0,45x, mencerminkan valuasi di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan TKIM selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang sangat kuat, meskipun terdapat sedikit penurunan pada pendapatan operasional. Laba usaha inti sedikit menurun, namun lonjakan laba bersih secara drastis didorong oleh faktor non-operasional, yakni peningkatan laba dari entitas asosiasi dan keuntungan selisih kurs.

Neraca perusahaan tetap sehat dengan rasio utang (DER) yang sangat rendah di 0,2x. Namun, investor perlu memperhatikan bahwa kinerja operasional inti sedikit melemah dan likuiditas (Quick Ratio) berada di bawah 1x. Berdasarkan valuasi pasar saat ini, saham TKIM diperdagangkan pada valuasi PER dan PBV yang sangat rendah.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here