Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Nusantara Infrastructure Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 4.642.358.906.849, mengalami kenaikan 0,71% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.609.564.002.096 .
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 1,87% menjadi Rp 453.811.244.326, terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas .
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 4.188.547.662.523, naik 0,59%, didorong oleh peningkatan nilai investasi pada entitas asosiasi .

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 523.886.452.028, turun 8,86% dibandingkan akhir tahun lalu .
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 126.052.719.992, meningkat 2,93%, terutama disebabkan oleh kenaikan pada bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun .
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 397.833.732.036, dengan penurunan 12,05%, mencerminkan penurunan saldo pinjaman jangka panjang .

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 4.118.472.454.821, naik 2,07% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya .

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 216.008.503.268, turun 1,45% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 219.178.133.078 . Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan tenaga listrik .

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 76.395.956.080, turun 27,49% YoY dari periode yang sama tahun lalu . Perubahan ini disebabkan oleh penurunan laba usaha serta penurunan signifikan pada bagian laba bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama .

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 4,31, mencerminkan penurunan 27,56% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 3,60x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 3,50x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 52,41%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 35,37%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 2,20% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 2,50% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,13x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan yang rendah pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 238 per 14 November 2025, PER (disetahunkan) tercatat 41,42x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 231, PBV perusahaan berada di level 1,03x, mencerminkan valuasi yang dekat dengan nilai buku ekuitasnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan META selama kuartal III 2025 menunjukkan penurunan profitabilitas secara YoY, yang terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dan kontribusi yang lebih rendah dari entitas asosiasi .

Meskipun laba menurun, neraca perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan aset dan ekuitas, disertai penurunan total liabilitas . Posisi likuiditas perusahaan sangat kuat, dan tingkat utang (leverage) terjaga di level yang sangat rendah. Namun, investor perlu memperhatikan valuasi PER yang tinggi dan penurunan kontribusi laba dari entitas asosiasi yang menjadi penopang utama laba bersih perusahaan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here