Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk mencatatkan kinerja yang menunjukkan pemulihan moderat setelah tekanan di awal tahun. Perusahaan masih fokus pada bisnis jasa pengangkutan, pengolahan, dan pemanfaatan limbah, yang menjadi pilar utama pendapatan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp 492,67 miliar, naik 4,9% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 469,46 miliar.
- Aset Lancar: Rp 285,39 miliar, naik 14,7% dari Rp 248,75 miliar, terutama karena peningkatan piutang usaha dan kas.
- Aset Tidak Lancar: Rp 207,28 miliar, turun 6,1% dari Rp 220,71 miliar, dipengaruhi oleh depresiasi aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Rp 470,63 miliar, naik 4,2% dibandingkan akhir 2024 sebesar Rp 451,50 miliar.
- Liabilitas Jangka Pendek: Rp 71,47 miliar, meningkat 36,3% dari Rp 52,40 miliar, terutama karena kenaikan utang usaha dan beban akrual.
- Liabilitas Jangka Panjang: Rp 399,16 miliar, relatif stabil dibandingkan akhir tahun lalu, mencerminkan struktur pendanaan jangka panjang yang terjaga.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Rp 22,04 miliar, naik 22,8% dari Rp 17,96 miliar, didorong oleh akumulasi laba ditahan dan penghasilan komprehensif lainnya.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan:
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan mencapai Rp 148,81 miliar, naik 23,9% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 120,16 miliar, ditopang peningkatan volume jasa pengolahan dan pengangkutan limbah.
Laba Kotor:
Laba kotor meningkat menjadi Rp 72,36 miliar dari Rp 47,80 miliar tahun lalu, menunjukkan margin yang lebih baik berkat efisiensi bahan baku dan distribusi.
Laba Bersih:
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 59,30 juta, naik signifikan dari rugi bersih tahun lalu sebesar Rp 1,29 miliar.
Earnings per Share (EPS):
EPS sekitar Rp 0,0002 per saham, meningkat tajam seiring perolehan laba positif setelah rugi pada tahun sebelumnya.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 4,0x, menunjukkan kemampuan sangat baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.
- Quick Ratio: 3,2x, tetap tinggi walau persediaan meningkat.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 48,6%, menunjukkan efisiensi biaya produksi yang kuat.
- Margin Laba Bersih: 0,04%, meningkat karena pembalikan dari rugi bersih menjadi laba.
Efisiensi & Pengembalian
- ROA: 0,01%, menunjukkan pemulihan awal dari rugi sebelumnya.
- ROE: 0,27%, mulai positif setelah dua tahun menurun.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 21,3x, masih tinggi karena struktur modal didominasi utang jangka panjang.
Valuasi Pasar
Dengan harga penutupan Rp 238 per 30 Oktober 2025:
- PER: sekitar 340x, menunjukkan valuasi yang mahal karena laba bersih yang masih tipis.
- PBV: sekitar 0,25x, menandakan saham diperdagangkan di bawah nilai bukunya (undervalued terhadap ekuitas bersih).
Kesimpulan
Kinerja keuangan MHKI pada kuartal III 2025 menunjukkan awal pemulihan fundamental, dengan pendapatan tumbuh dua digit dan laba bersih berbalik positif.
Meski demikian, tingginya leverage (DER > 20x) dan margin bersih yang sangat tipis menjadi tantangan utama bagi stabilitas jangka panjang. Investor sebaiknya mencermati keberlanjutan efisiensi biaya dan potensi ekspansi bisnis pengelolaan limbah, yang dapat memperkuat struktur modal dan profitabilitas di periode mendatang.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!