Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 2.975.819 juta 1, mengalami penurunan sebesar 13,52% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 3.441.088 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 24,79% menjadi Rp 1.356.667 juta.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 1,11% menjadi Rp 1.619.152 juta.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1.975.080 juta, turun sebesar 7,02% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -7,81%, menjadi Rp 1.843.526 juta.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 131.554 juta, mengalami peningkatan sebesar 5,61%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 1.000.739 juta, yang mencatatkan penurunan sebesar 24,01% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1.471.845 juta, yang mengalami kenaikan sebesar 5,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan penjualan produk beralkohol.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 425.750 juta, yang mengalami penurunan sebesar 4,15% dari tahun sebelumnya.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 202, menunjukkan penurunan sebesar 4,27% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 0,74 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 0,61 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 58,93%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 28,93%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 28,61%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 85,09%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,15. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 14 Agustus 2025, yaitu Rp 6.125, PER perusahaan tercatat sebesar 15,16x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 12,90x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 6.125 dan nilai buku per saham sebesar Rp 474,96. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada penurunan pada laba bersih dan beberapa rasio, pendapatan perusahaan menunjukkan pertumbuhan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi makro dan prospek industri, dalam mengambil keputusan investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here