Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Modern Internasional Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 186.373.698.744 , mengalami kenaikan 3,84% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 179.482.610.064.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 15,03% menjadi Rp 38.526.739.096 , terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 147.846.959.648 , naik 1,27%, didorong oleh kenaikan aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 465.866.550.064 , turun 4,67% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 189.455.663.103 , meningkat 5,99%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain pihak ketiga.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 276.410.886.961 , dengan penurunan 10,82%, mencerminkan berkurangnya utang bank dan non-bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp (279.492.851.320) , naik 9,55% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh peningkatan laba ditahan (berkurangnya defisit) sebagai hasil dari laba bersih periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan (penjualan bersih) mencapai Rp 28.338.542.538 , turun 3,28% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 29.300.817.839.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 29.710.620.319 , naik 1097,21% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2.481.691.403. Perubahan ini utamanya disebabkan oleh peningkatan signifikan pada “Pendapatan operasi lain” dan penurunan drastis pada “Beban operasi lain”.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 3.89 , mencerminkan kenaikan 1078,79% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0.20x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0.10x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 72,57%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 104,84%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak (angka ini melebihi 100% karena adanya kontribusi besar dari pendapatan operasi lain).

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 21,26% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -14,17% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham (negatif karena ekuitas perusahaan masih defisit).

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): -1.67x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang (negatif karena perusahaan dalam kondisi defisiensi modal).

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 38 per 29 Okt 2025, PER tercatat 7.32x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang relatif wajar berdasarkan laba saat ini.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp -36.62, PBV perusahaan berada di level -1.04x, mencerminkan kondisi defisiensi modal perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Modern Internasional Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan perbaikan signifikan pada sisi profitabilitas, yang didorong oleh pendapatan non-operasional, bukan dari pendapatan usaha inti yang justru sedikit menurun. Laba bersih yang tinggi berhasil mengurangi defisit ekuitas perusahaan.

Namun, investor perlu memperhatikan kondisi likuiditas yang sangat ketat (Current Ratio 0.20x) dan fakta bahwa perusahaan masih beroperasi dalam kondisi defisiensi modal (Ekuitas negatif), yang tercermin pada DER dan PBV negatif.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments