Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT MNC Tourism Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 35,76 triliun, mengalami penurunan 0,19% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 35,83 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 11,54% menjadi Rp 3,53 triliun, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada aset keuangan lainnya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 32,23 triliun, naik 1,23%, didorong oleh kenaikan aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 7,31 triliun, turun 0,08% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 3,48 triliun, menurun 17,33%, terutama disebabkan oleh penurunan utang jangka pendek lainnya.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3,83 triliun, dengan kenaikan 23,27%, mencerminkan peningkatan pada utang bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 28,45 triliun, turun 0,22% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan yang diimbangi oleh penyesuaian nilai wajar aset keuangan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 2,09 triliun, naik 66,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,26 triliun. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh lonjakan kontribusi dari segmen apartemen dan properti lainnya.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 612,08 miliar, naik 10,73% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 552,83 miliar.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 6,27, mencerminkan kenaikan 10,58% YoY dari Rp 5,67, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,02x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,51x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 49,07%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 29,35%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 2,28% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 2,87% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,26x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan yang rendah pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 146 per 31 Oktober 2025, PER tercatat 17,46x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang relatif wajar terhadap pertumbuhan labanya.

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 291,62, PBV perusahaan berada di level 0,50x, mencerminkan harga saham yang diperdagangkan di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan KPIG selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan pendapatan yang sangat kuat, didorong oleh lonjakan signifikan di segmen apartemen dan properti. Profitabilitas (laba bersih) juga bertumbuh, meskipun dengan laju yang lebih moderat dibandingkan pendapatannya.

Secara neraca, perusahaan mempertahankan struktur modal yang sangat sehat dengan DER yang rendah (0,26x). Namun, investor perlu memperhatikan likuiditas jangka pendek yang ketat (Quick Ratio 0,51x) jika mengecualikan persediaan, yang wajar untuk bisnis dengan porsi persediaan real estat yang besar. Valuasi PBV 0,50x mengindikasikan harga pasar saat ini berada di bawah nilai buku perusahaan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here