Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Semester I 2025

Kinerja Keuangan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Semester I 2025

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2025, MIKA menunjukkan fundamental yang kokoh dengan pertumbuhan aset dan laba bersih yang sehat. Meskipun liabilitas mengalami kenaikan signifikan, posisi kas perusahaan tetap sangat kuat. Dengan harga saham acuan Rp2.380, valuasi MIKA berada pada Price-to-Earnings Ratio (PER) 25,9x dan Price-to-Book Value (PBV) 4,46x.

Neraca (Balance Sheet)

Neraca menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada 30 Juni 2025, dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Secara keseluruhan, MIKA mencatatkan pertumbuhan dari sisi aset dan ekuitas.

  • Total Aset meningkat menjadi Rp8,99 triliun dari Rp8,25 triliun pada akhir 2024. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan signifikan pada pos kas dan setara kas.
  • Total Liabilitas (utang) naik menjadi Rp1,58 triliun dari Rp916,7 miliar. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh adanya Utang Dividen sebesar Rp598 miliar yang tercatat pada Juni 2025.
  • Total Ekuitas (modal) tumbuh menjadi Rp7,41 triliun dari Rp7,33 triliun, menunjukkan peningkatan modal perusahaan. Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp6,54 triliun.

Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Laporan ini merangkum kinerja pendapatan dan laba MIKA selama enam bulan pertama tahun 2025, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.

  • Pendapatan Bersih naik 4,5% menjadi Rp2,56 triliun dari Rp2,45 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Beban Pokok Pendapatan mengalami kenaikan yang lebih terkendali sebesar 2,4%, menjadi Rp1,16 triliun dari Rp1,13 triliun.
  • Laba Bruto tercatat sebesar Rp1,40 triliun, tumbuh 6,4% dari Rp1,32 triliun pada Juni 2024.
  • Laba Bersih (yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk) untuk periode berjalan adalah Rp639,7 miliar, meningkat 6,5% dari Rp600,6 miliar pada Juni 2024.
  • Laba Per Saham (EPS) dasar untuk periode ini adalah Rp46,00.

Laporan Arus Kas (Cash Flow)

Laporan ini menunjukkan pergerakan kas perusahaan dari tiga aktivitas utama.

  • Arus Kas dari Aktivitas Operasi: Tercatat surplus sebesar Rp738,3 miliar. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Rp771,2 miliar).
  • Arus Kas dari Aktivitas Investasi: Tercatat arus kas masuk bersih sebesar Rp437,3 miliar, berbalik dari arus kas keluar pada tahun sebelumnya. Hal ini terutama didorong oleh pencairan investasi jangka pendek sebesar Rp857,2 miliar.
  • Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan: Tercatat arus kas keluar bersih sebesar Rp1,86 miliar.
  • Posisi Kas dan Setara Kas pada akhir periode meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp2,24 triliun dari Rp1,07 triliun di awal periode.

Rasio Keuangan Penting

  • Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER): Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas tercatat sebesar 21,3%, menunjukkan tingkat leverage yang sangat sehat dan terkendali.
  • Rasio Lancar: Dengan aset lancar sebesar Rp3,86 triliun dan liabilitas jangka pendek Rp1,35 triliun, rasio lancar perusahaan adalah 2,86x, yang menandakan likuiditas sangat kuat.

Kalkulasi PER dan PBV

Perhitungan ini menggunakan harga penutupan saham MIKA sebesar Rp2.380.

  • Price-to-Earnings Ratio (PER)
    • Laba per Saham (EPS) 6 bulan: Rp46,00
    • EPS Tahunan (proyeksi): Rp46,00 x 2 = Rp92,00
    • PER: Rp2.380 / Rp92,00 = 25,9x
    • Artinya, investor bersedia membayar 25,9 kali laba tahunan perusahaan untuk setiap lembar saham.
  • Price-to-Book Value (PBV)
    • Ekuitas yang diatribusikan ke pemilik induk: Rp6.540,4 miliar
    • Jumlah saham beredar: 13.907.481.500 lembar
    • Nilai Buku per Saham (BVPS): Rp6.540,4 M / 13,9 Miliar lembar = Rp470,3
    • PBV: Rp2.380 / Rp470,3 = 5,06x
    • Artinya, harga saham MIKA saat ini diperdagangkan sekitar 5 kali nilai buku perusahaannya.

Kesimpulan

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk menunjukkan kinerja yang solid pada semester pertama 2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang sehat. Perusahaan berhasil menjaga efisiensi biaya, yang tercermin dari pertumbuhan laba bruto yang lebih tinggi dari pendapatan. Posisi kas perusahaan sangat kuat, didukung oleh arus kas operasi yang positif dan pencairan investasi. Dari sisi valuasi, PER dan PBV perusahaan berada pada level yang mencerminkan ekspektasi pertumbuhan di sektor kesehatan.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here