Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Mastersystem Infotama Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 2.979.413.985.221, mengalami penurunan 4,26% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 3.111.979.369.176.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 5,68% menjadi Rp 2.709.556.372.754, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan setara kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 269.857.612.467, naik 12,84%, didorong oleh kenaikan nilai aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 873.419.435.407, turun 8,16% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 713.088.566.118, menurun 13,51%, terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak dan uang muka penjualan.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 160.330.869.289, dengan kenaikan 26,76%, mencerminkan kenaikan pada liabilitas sewa.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2.105.994.549.814, turun 2,55% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembagian dividen sebesar Rp 370,45 miliar yang lebih besar dari laba bersih periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 3.263.770.163.698, turun 5,64% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3.458.757.306.098. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan perangkat keras, meskipun penjualan perangkat lunak dan perawatan mengalami kenaikan.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 310.337.197.487, turun 0,56% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Penurunan tipis ini disebabkan oleh laba kotor yang relatif stabil namun beban usaha sedikit meningkat.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 99, tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar yang relatif stabil.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 3,80x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 2,49x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 18,61%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 9,51%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 13,59% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 19,39% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,41x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.425 per 14 November 2025, PER (disetahunkan) tercatat 10,81x, mengindikasikan valuasi yang relatif wajar terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 670,83, PBV perusahaan berada di level 2,12x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan MSTI selama kuartal III 2025 menunjukkan stabilitas profitabilitas, meskipun terdapat tantangan pada sisi pendapatan, khususnya dari segmen perangkat keras.

Pertumbuhan pendapatan dari segmen perangkat lunak dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan pergeseran kontribusi pendapatan antar segmen dan efisiensi beban usaha yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here