Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 14.910.941.488 (ribu), mengalami penurunan 0,37% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 14.967.031.490 (ribu).
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 4,59% menjadi Rp 4.113.073.782 (ribu), terutama dipengaruhi oleh kenaikan Piutang Usaha Pihak Ketiga.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 10.797.867.706 (ribu), turun 2,14%, didorong oleh penurunan nilai Aset Tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 11.716.246.571 (ribu), naik 1,54% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 6.984.273.197 (ribu), menurun 12,13%, terutama disebabkan oleh penurunan Utang Bank Jangka Pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 4.731.973.374 (ribu), dengan kenaikan 31,82%, mencerminkan peningkatan Utang Bank Jangka Panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 3.194.694.916 (ribu), turun 6,83% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh akumulasi rugi bersih tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 7.008.211.313 (ribu), turun 10,88% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7.864.263.998 (ribu). Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan.

Laba Bersih

  • Perusahaan mencatatkan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp (179.731.982) (ribu), membaik 57,40% YoY dari rugi bersih periode yang sama tahun lalu sebesar Rp (421.833.895) (ribu). Perbaikan ini terutama disebabkan oleh penurunan Beban Pokok Penjualan yang lebih dalam daripada penurunan pendapatan, serta penurunan Beban Keuangan.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp (42,09), mencerminkan perbaikan 57,50% YoY dari Rp (99,03), sejalan dengan penurunan rugi bersih perusahaan.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,59x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,38x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 34,89%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -2,56%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -1,60% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -7,24% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 3,67x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 605 per 31 Oktober 2025, PER tercatat -10,78x (disetahunkan), yang mengindikasikan valuasi tidak dapat diukur secara berarti (not meaningful) karena perusahaan masih mencatatkan rugi bersih.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 574, PBV perusahaan berada di level 1,05x, mencerminkan valuasi pasar yang sedikit di atas nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan KAEF selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya upaya perbaikan profitabilitas yang signifikan, terlihat dari kerugian bersih yang berhasil ditekan lebih dari 57% YoY, meskipun pendapatan mengalami kontraksi. Peningkatan margin laba kotor dan penurunan beban keuangan menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi efisiensi perusahaan.

Namun, investor perlu memperhatikan tekanan likuiditas yang ketat (Current Ratio 0,59x) dan tingkat leverage yang sangat tinggi (DER 3,67x) yang dapat menjadi risiko di masa depan. Valuasi PBV 1,05x menunjukkan pasar masih menghargai perusahaan sedikit di atas nilai ekuitasnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here