Pada semester pertama tahun 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 145,39 triliun, mengalami perubahan sebesar 3,31% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 140,73 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 30,57% menjadi Rp 8,95 triliun.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 1,92% menjadi Rp 136,44 triliun, didorong oleh peningkatan Hak pengusahaan jalan tol.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 87,10 triliun, meningkat sebesar 4,71% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -1,03%, menjadi Rp 20,15 triliun.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 66,95 triliun , mengalami peningkatan sebesar 6,57%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 58,29 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,29% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 12,94 triliun, yang mengalami penurunan sebesar -1,00% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh penurunan pendapatan konstruksi.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 1,87 triliun, yang mengalami penurunan sebesar -20,27% dari tahun sebelumnya.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 257,8, menunjukkan penurunan sebesar -20,27% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 0,44 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 0,44 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 43,39%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 14,46%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 2,62%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 6,46%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1,49. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 5 Agustus 2025, yaitu Rp 3570, PER perusahaan tercatat sebesar 6,92x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,44x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 3570 dan nilai buku per saham sebesar Rp 8030,69. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada perubahan dalam beberapa aspek, kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada beberapa indikator keuangan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.
Pada semester pertama tahun 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 145,39 triliun, mengalami perubahan sebesar 3,31% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 140,73 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 30,57% menjadi Rp 8,95 triliun.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 1,92% menjadi Rp 136,44 triliun, didorong oleh peningkatan Hak pengusahaan jalan tol.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 87,10 triliun, meningkat sebesar 4,71% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -1,03%, menjadi Rp 20,15 triliun.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 66,95 triliun , mengalami peningkatan sebesar 6,57%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 58,29 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,29% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 12,94 triliun, yang mengalami penurunan sebesar -1,00% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh penurunan pendapatan konstruksi.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 1,87 triliun, yang mengalami penurunan sebesar -20,27% dari tahun sebelumnya.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 257,8, menunjukkan penurunan sebesar -20,27% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 0,44 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 0,44 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 43,39%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 14,46%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 2,62%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 6,46%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1,49. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 5 Agustus 2025, yaitu Rp 3570, PER perusahaan tercatat sebesar 6,92x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,44x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 3570 dan nilai buku per saham sebesar Rp 8030,69. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada perubahan dalam beberapa aspek, kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada beberapa indikator keuangan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.