Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 155.026.578 juta, mengalami kenaikan 4,29% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 148.649.314 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 9,92% menjadi Rp 7.920.354 juta, terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada Kas dan setara kas (naik dari Rp 5.123.252 juta menjadi Rp 5.543.172 juta).
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 147.106.224 juta, naik 3,99%, didorong oleh peningkatan nilai Hak Pengusahaan Jalan Tol (dari Rp 132.004.237 juta menjadi Rp 137.461.066 juta).

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 94.045.259 juta, naik 4,71% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 19.117.732 juta, menurun 11,17%, terutama disebabkan oleh penurunan Beban Akrual (dari Rp 11.449.202 juta menjadi Rp 8.427.738 juta).
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 74.927.527 juta, dengan kenaikan 9,71%, mencerminkan kenaikan pada Utang Bank jangka panjang (dari Rp 57.178.416 juta menjadi Rp 61.993.275 juta).

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 60.981.319 juta, naik 3,65% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya (dari Rp 17.955.853 juta menjadi Rp 19.550.534 juta).

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 21.083.342 juta, turun 6,10% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 22.454.207 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pada pos Pendapatan Konstruksi.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 2.728.572 juta, turun 17,33% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini utamanya disebabkan oleh penurunan pendapatan konstruksi serta peningkatan Beban Pajak Penghasilan, yang berbalik dari kredit pajak tangguhan di 2024 menjadi beban pajak tangguhan di 2025.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 375,95, mencerminkan penurunan 17,33% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,41x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,41x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 40,66%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 12,94%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 2,39%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 10,44%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,5x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 3.790 per 29 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat 7,56x, mengindikasikan valuasi yang relatif wajar terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 4.911, PBV perusahaan berada di level 0,77x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan penurunan profitabilitas, meskipun posisi neraca (aset dan ekuitas) tetap bertumbuh.

Penurunan pendapatan konstruksi menjadi faktor utama yang menekan laba bersih, meskipun pendapatan inti dari operasional jalan tol masih mencatatkan pertumbuhan. Namun, investor perlu memperhatikan struktur utang jangka panjang yang meningkat untuk mendanai ekspansi aset hak pengusahaan jalan tol dan realisasi beban pajak yang lebih tinggi yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here