Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 21,89 triliun, mengalami peningkatan sebesar  2,48% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 21,36 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan tipis sebesar 0,18% menjadi Rp 2,99 triliun.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 2,91% menjadi Rp 18,90 triliun, didorong oleh peningkatan pada investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 7,09 triliun, menurun sebesar 0,42% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar 14,30%, menjadi Rp 1,24 triliun.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 5,85 triliun, mengalami peningkatan sebesar 3,13%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 14,79 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 3,93% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 801,38 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 14,95% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan, terutama dari segmen korporasi.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 540,66 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 21,53% dari tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan laba usaha dan bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 38,12, menunjukkan kenaikan sebesar 21,52% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 2,41 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat baik untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 2,41 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan (catatan: persediaan tidak menjadi komponen utama dalam aset lancar perusahaan).

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Usaha: 80,76%. Rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya.
  • Margin Laba Bersih: 67,47%. Ini menggambarkan persentase laba bersih yang dihasilkan dari total pendapatan.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 4,94% (tahunan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 7,31% (tahunan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,48. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, yang menunjukkan tingkat risiko finansial yang relatif rendah.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 4 Agustus 2025, yaitu Rp 9.450, PER perusahaan tercatat sebesar 123,98x (tahunan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 9,06x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 9.450 dan nilai buku per saham sebesar Rp 1.043,08. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada beberapa indikator keuangan utama seperti pendapatan dan laba bersih. Rasio keuangan juga menunjukkan posisi likuiditas yang kuat dan tingkat utang yang terkendali. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan prospek industri, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.

PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here