Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Hero Global Investment Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 952,66 miliar, mengalami kenaikan 33,1% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 715,75 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 210,5% menjadi Rp 361,93 miliar, terutama dipengaruhi oleh peningkatan signifikan pada Kas dan setara kas (setelah IPO) .
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 590,73 miliar, turun 1,4%, didorong oleh amortisasi Aset keuangan dari proyek konsesi.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 208,61 miliar, turun 11,1% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 37,88 miliar, menurun 13,4%, terutama disebabkan oleh penurunan Utang bank.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 170,73 miliar, dengan penurunan 10,6%, mencerminkan pembayaran Utang bank.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 744,05 miliar, naik 54,6% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh penerimaan dana dari Penawaran Umum Perdana Saham dan Saldo Laba.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 46,06 miliar, turun 34,4% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 70,23 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tidak adanya lagi pendapatan dari Penjualan listrik dan Jasa konstruksi yang tercatat di periode sebelumnya.
Laba Bersih
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 13,33 miliar, turun 52,7% YoY dari periode yang sama tahun lalu (Rp 28,18 miliar). Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp 2,06, mencerminkan penurunan 52,75% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 9,55x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 9,55x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 77,0%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 28,94%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 2,13% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 2,90% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,28x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 159 per 28 Oktober 2025, PER tercatat 57,8x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 114,47, PBV perusahaan berada di level 1,39x, mencerminkan valuasi di atas nilai bukunya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Hero Global Investment Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan neraca yang kuat pasca-IPO, ditandai dengan lonjakan kas dan penurunan utang, yang membuat rasio solvabilitas (DER) sangat sehat.
Namun, dari sisi profitabilitas, perusahaan menghadapi tantangan dengan penurunan pendapatan dan laba bersih yang signifikan secara YoY. Investor perlu memperhatikan strategi perusahaan dalam menggunakan dana hasil IPO untuk menghasilkan pertumbuhan pendapatan baru, mengingat valuasi PER yang saat ini terlihat premium.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


