Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 42.110.592 juta, mengalami penurunan 2,54% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 43.207.884 juta.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 5,79% menjadi Rp 24.812.572 juta, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 17.298.020 juta, naik 2,54%, didorong oleh kenaikan aset takberwujud.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 13.008.040 juta, naik 1,59% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 9.655.217 juta, menurun 3,88%, terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman jangka pendek.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3.352.823 juta, dengan kenaikan 21,51%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang, khususnya kenaikan pinjaman dari pihak selain bank.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 29.102.552 juta, turun 4,28% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh akumulasi rugi.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 13.295.481 juta, naik 14,00% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 11.662.578 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan dari segmen Jasa pengiriman dan Pinjaman.
Laba Bersih
Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 775.550 juta, menurun 82,02% YoY (membaik) dari rugi di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4.313.147 juta. Perubahan ini disebabkan oleh efisiensi operasional yang menekan rugi usaha secara drastis.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp (0.73), mencerminkan perbaikan 81,75% YoY dari Rp (4), sejalan dengan penurunan rugi bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 2,57x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 2,56x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 57,64%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: -5,83%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): -2,46%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): -3,22%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,45x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 61 per 10 November 2025, PER tercatat N/A (Negatif), mengindikasikan valuasi belum dapat diukur menggunakan metrik ini karena perusahaan masih mencatat rugi.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 30,31, PBV perusahaan berada di level 2,01x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan GOTO selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum perbaikan profitabilitas yang berkelanjutan, meskipun terdapat tantangan di sisi pendapatan imbalan jasa.
Pertumbuhan pendapatan dan perbaikan margin yang tajam menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan dalam efisiensi operasional. Namun, investor perlu memperhatikan posisi ekuitas yang menurun dan upaya perusahaan untuk mencapai laba bersih positif secara konsisten.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!