Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 1.084,36 triliun, mengalami perubahan sebesar kenaikan 19,19% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 909,75 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 38,44% menjadi Rp 661,71 miliar.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 2,12% menjadi Rp 422,65 miliar.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2.215,03 triliun, meningkat sebesar 2,29% dari akhir tahun 2024.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar penurunan 1,09%, menjadi Rp 1.746,53 triliun.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 468,49 miliar, mengalami peningkatan sebesar 17,23%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Perusahaan mencatatkan defisiensi modal (ekuitas negatif) sebesar Rp 1.130,67 triliun. Angka defisiensi ini membaik (berkurang) sebesar 9,96% dibandingkan akhir tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 1.255,75 triliun.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1.046,87 triliun , yang mengalami kenaikan sebesar 18,47% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan pendapatan dari penjualan batu bara.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 125,72 miliar, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 1494,81% dari tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan laba bruto yang naik 89,99%.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 14,04, menunjukkan kenaikan sebesar 1495,45% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 0,38 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya. Nilai di bawah 1 mengindikasikan adanya tantangan likuiditas.
  • Quick Ratio: 0,37 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan tekanan pada likuiditas.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 21,58%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 12,11%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 23,38% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): Tidak dapat dihitung secara bermakna. Rasio ini tidak relevan karena perusahaan memiliki defisiensi modal (ekuitas negatif).

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): -1,96. Rasio ini tidak dapat diinterpretasikan secara konvensional karena nilai ekuitas yang negatif. Ini mengindikasikan bahwa total utang perusahaan melebihi total asetnya, yang menyebabkan defisiensi modal.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 11 September 2025, yaitu Rp 95, dan laba per saham yang disetahunkan (Rp 28,08), PER perusahaan tercatat sebesar 3,38x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: Tidak dapat dihitung secara bermakna. PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 tidak relevan karena nilai buku per saham perusahaan negatif (Rp -110,50). Rasio ini mengindikasikan bahwa liabilitas perusahaan melebihi asetnya.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Dari sisi profitabilitas, CNKO menunjukkan perbaikan kinerja yang sangat signifikan dengan lonjakan laba bersih dan pendapatan. Hal ini tercermin pada rasio PER yang relatif rendah. Namun, dari sisi neraca, perusahaan masih menghadapi tantangan besar terkait struktur permodalan, yang ditandai dengan defisiensi modal dan rasio likuiditas yang ketat. Walaupun ada perbaikan dalam mengurangi defisiensi modal, kondisi ini tetap menjadi poin krusial yang perlu diperhatikan investor. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here