Pada tahun penuh 2025 (bukan kuartal ketiga seperti yang disebutkan, mengingat laporan ditutup pada 31 Desember), PT Eastparc Hotel Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang dua belas bulan tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp 507,55 miliar, mengalami kenaikan 4,18% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 487,16 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 83,92% menjadi Rp 35,57 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas yang meningkat drastis menjadi Rp 27,13 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 471,98 miliar, naik 0,89%, didorong oleh aset tetap yang bertambah setelah dikurangi akumulasi penyusutan.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp 50,09 miliar, naik 91,17% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 38,46 miliar, meningkat 124,88%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang akrual yang melonjak tajam.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 11,63 miliar, dengan kenaikan 27,80%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang dari peningkatan liabilitas pajak tangguhan dan liabilitas sewa.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 457,46 miliar, turun 0,76% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh penurunan saldo laba akibat pembayaran dividen kas kepada pemegang saham.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama 12 bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 94,62 miliar, turun 8,07% Year-on-Year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 102,93 miliar. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya pendapatan dari sewa kamar dan departemen makanan dan minuman.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan mencapai Rp 28,81 miliar, turun 17,03% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 34,72 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan top-line serta meningkatnya beban operasi dan administrasi, terlepas dari keberhasilan efisiensi beban pokok pendapatan.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp 6,98, mencerminkan penurunan 17,00% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih dan basis jumlah saham beredar yang konstan.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 0,92x, menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar berada pada posisi yang cukup ketat.
- Quick Ratio: 0,91x, mengindikasikan likuiditas yang tidak jauh berbeda dengan mengecualikan persediaan operasional hotel dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 76,15%, menunjukkan efisiensi perusahaan yang masih sangat kuat dalam menghasilkan laba dari pendapatan inti.
- Margin Laba Bersih: 30,44%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang masih solid setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 5,68%, menilai efektivitas pemanfaatan aset secara keseluruhan dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 6,30%, menggambarkan imbal hasil modal atas penempatan dana dari pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,11x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dan tingkat ketergantungan yang minimal terhadap utang luar.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 93 per 26 Februari 2026, PER tercatat 13,32x, mengindikasikan valuasi yang cukup moderat terhadap kemampuan perseroan dalam mencetak laba per lembar saham.
Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 110,86 , PBV perusahaan berada di level 0,84x, mencerminkan valuasi saham yang undervalued karena diperdagangkan dengan diskon terhadap prospek ekuitas riilnya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Eastparc Hotel Tbk selama tahun 2025 menunjukkan neraca yang masih terkendali dan fundamental bebas utang berbunga yang berlebihan, meskipun terdapat tantangan operasional yang tercermin pada penurunan total pendapatan kamar dan efisiensi laba bersih.
Kemampuan perseroan mempertahankan margin laba kotor pada level 76% menjadi sinyal positif terhadap efektivitas penyesuaian strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan liabilitas jangka pendek yang meningkat serta tingkat likuiditas yang ketat, yang dapat mempengaruhi fleksibilitas pengelolaan modal kerja perusahaan pada kuartal-kuartal selanjutnya.
Profil Singkat Perusahaan
PT Eastparc Hotel Tbk didirikan pada tanggal 26 Juli 2011. Kegiatan usaha Perseroan adalah berusaha dalam bidang hotel bintang lima, hotel bintang empat, restoran, rumah minum atau cafe, dan event organizer.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!