Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Delta Giri Wacana Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 3.487.429 juta, mengalami kenaikan 19,83% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 2.910.383 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 25,66% menjadi Rp 2.610.528 juta, terutama dipengaruhi oleh kenaikan signifikan pada Persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 876.901 juta, naik 5,29%, didorong oleh kenaikan pada Aset Tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 2.464.878 juta, naik 15,79% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 2.360.458 juta, meningkat 16,51%, terutama disebabkan oleh kenaikan Pinjaman Jangka Pendek Bank dan Utang Usaha.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 104.420 juta, dengan kenaikan 1,54%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1.022.551 juta, naik 30,83% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan Laba Belum Dicadangkan (hasil laba bersih) dan Tambahan Modal Disetor pasca-IPO.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 2.645.272 juta, naik 9,68% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2.411.689 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan di segmen Pestisida dan Pupuk.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 103.317 juta, naik 10,89% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan margin kotor, di mana Laba Bruto tumbuh lebih cepat (15,15%) dibandingkan pendapatan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 17,92, mencerminkan penurunan 68,04% YoY (dari Rp 56,07), sejalan dengan peningkatan signifikan jumlah saham beredar pasca-IPO pada Januari 2025.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,11x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,50x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 28,28%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 3,90%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 3,95% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 13,47% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 2,41x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 416 per 27 Oktober 2025, PER tercatat 17,41x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang wajar di tengah pertumbuhan laba.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 173,83, PBV perusahaan berada di level 2,39x, mencerminkan ekspektasi pasar terhadap aset perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan DGWG selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, ditandai dengan peningkatan pendapatan dan laba bersih.

Pertumbuhan pendapatan dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan tingginya leverage (DER 2,41x) dan posisi likuiditas yang ketat (Quick Ratio 0,50x), yang mengindikasikan ketergantungan besar pada perputaran persediaan yang nilainya meningkat signifikan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here