Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Citra Borneo Utama Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 3,86 triliun, mengalami penurunan 8,03% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4,20 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 19,25% menjadi Rp 2,90 triliun, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan setara kas, serta penarikan seluruh penempatan deposito berjangka dan bank yang dibatasi penggunaannya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 962,69 miliar, naik 58,18%, didorong oleh kenaikan pada taksiran tagihan restitusi pajak dan penambahan aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 2,80 triliun, turun 13,24% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 2,21 triliun, menurun 13,26%, terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 593,71 miliar, dengan penurunan 13,18%, mencerminkan adanya pelunasan pinjaman bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,06 triliun, naik 9,35% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan (saldo laba belum dicadangkan).

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 10,31 triliun, naik 51,71% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,79 triliun. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh lonjakan signifikan pada penjualan Palm olein.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 56,69 miliar, melesat 126,88% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 24,99 miliar. Perubahan ini utamanya disebabkan oleh peningkatan laba bruto yang kuat sejalan dengan kenaikan penjualan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 18,14, mencerminkan kenaikan 126,75% YoY (dari Rp 8,00 ), sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,31x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,97x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 13,94%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 0,55%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang sangat tipis setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 1,87% (annualized), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 7,45% (annualized), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 2,64x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat bergantung pada utang (memiliki leverage tinggi).

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.315 per 27 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat 54,36x, mengindikasikan valuasi premium.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 339,17, PBV perusahaan berada di level 3,88x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan aset perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan CBUT selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, ditandai dengan lonjakan pendapatan dan laba bersih yang signifikan secara tahunan. Perusahaan berhasil meningkatkan laba bruto di tengah kenaikan penjualan palm olein.

Pertumbuhan pendapatan dan laba yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan margin laba bersih yang masih sangat tipis dan tingkat leverage (DER) yang tinggi, yang menunjukkan risiko keuangan yang juga tinggi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here