Pada semester pertama tahun 2025, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 8,30 triliun, mengalami perubahan sebesar kenaikan 4,44% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 7,94 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami turun sebesar 20,51% menjadi Rp 2,06 triliun.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 16,55% menjadi Rp 6,23 triliun, didorong oleh peningkatan investasi pada entitas asosiasi dan penyertaan saham.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 321,98 miliar, turun sebesar 0,19% dari akhir tahun 2024.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar kenaikan 3,68%, menjadi Rp 269,40 miliar.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 52,58 miliar, mengalami penurunan sebesar 16,22%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 7,97 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 4,64% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1,39 triliun, yang mengalami kenaikan sebesar 6,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan penjualan kepada PT Well Harvest Winning Alumina Refinery.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 1,65 triliun, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 90,78% dari semester pertama 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan bagian atas laba bersih dari entitas asosiasi.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 417, menunjukkan kenaikan sebesar 90,41% dibandingkan dengan semester 1 2024 yang sebesar Rp 219.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 7,66 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 4,67 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan likuiditas yang sangat sehat.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 42,74%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 118,69%. Angka ini sangat tinggi karena laba bersih perusahaan secara signifikan ditopang oleh pendapatan dari entitas asosiasi, bukan hanya dari penjualan operasional.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 40,71% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 42,39% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,04 kali. Rasio ini sangat rendah, mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki tingkat utang yang minimal dibandingkan dengan modalnya, sehingga risiko finansialnya tergolong rendah.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 17 September 2025, yaitu Rp 4.090, PER perusahaan tercatat sebesar 4,90x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 2,03x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 4.090 dan nilai buku per saham sebesar Rp 2.013,62. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Kinerja perusahaan sangat solid dengan pertumbuhan laba bersih yang luar biasa, terutama ditopang oleh kontribusi signifikan dari entitas asosiasinya. Rasio keuangan menunjukkan likuiditas yang kuat, profitabilitas tinggi, dan tingkat utang yang sangat rendah. Berdasarkan valuasi PER dan PBV, saham CITA tampak menarik. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi dan prospek industri, dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!