Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 43.716.001 juta, mengalami kenaikan 2,16% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 42.791.000 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 4,62% menjadi Rp 22.325.382 juta, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas, piutang, dan persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 21.390.619 juta, turun 0,28%, didorong oleh perubahan pada aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 11.811.932 juta, turun 5,52% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 7.880.808 juta, menurun 8,25%, terutama disebabkan oleh penurunan utang bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3.931.124 juta, dengan kenaikan 0,48%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 31.904.069 juta, naik 5,33% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 49.718.726 juta, turun 1,75% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 50.604.542 juta. Perubahan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan pada segmen ayam pedaging.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 3.365.043 juta, naik 40,99% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan margin kotor dan penurunan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 205, mencerminkan kenaikan 40,41% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,83x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,61x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 16,23%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 6,77%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 10,37% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 14,43% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,22x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang (berdasarkan perhitungan utang bank terhadap ekuitas sesuai laporan).

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 4.620 per 10 November 2025, PER tercatat 16,90x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi pasar terhadap laba perusahaan.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 1.945,61, PBV perusahaan berada di level 2,37x, mencerminkan persepsi pasar terhadap nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan, meskipun terdapat tantangan berupa sedikit penurunan pendapatan.

Pertumbuhan laba bersih dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis dan efisiensi biaya perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan tekanan pada pendapatan di segmen utama yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here