Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Central Proteina Prima Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 7.096.227 juta, mengalami kenaikan 5,81% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 6.706.321 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 12,93% menjadi Rp 2.745.422 juta, terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada pos Persediaan neto.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 4.350.805 juta, naik 1,77%, didorong oleh kenaikan pada Aset Tetap Neto.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 3.100.516 juta, turun 1,18% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 2.512.587 juta, meningkat 6,15%, terutama disebabkan oleh kenaikan Utang bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 587.929 juta, dengan penurunan 23,72%, mencerminkan berkurangnya utang bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 3.995.711 juta, naik 11,97% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba (penurunan akumulasi kerugian).

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 7.336.307 juta, naik 6,52% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6.887.109 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan segmen Pakan.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 426.731 juta, naik 24,60% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan Laba Bruto dan penurunan Beban Keuangan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 7,2, mencerminkan kenaikan 26,32% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,09x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,46x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 20,33%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 5,82%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 8,02% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 14,24% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,43x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang (berdasarkan perhitungan utang berbunga dalam Catatan 39).

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 69 per 14 November 2025, PER tercatat 7,19x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang relatif murah dibandingkan rata-rata industri.

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 67,08, PBV perusahaan berada di level 1,03x, mencerminkan harga pasar yang sedikit di atas nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan CPRO selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh kenaikan pendapatan dan perbaikan laba bersih yang signifikan. Efisiensi yang terlihat dari penurunan beban keuangan turut berkontribusi positif.

Pertumbuhan ekuitas yang solid dan terjaganya rasio utang (DER) pada level yang sehat menjadi sinyal positif terhadap stabilitas keuangan perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan likuiditas jangka pendek yang ketat, seperti yang ditunjukkan oleh Quick Ratio di bawah 1x, yang mengindikasikan ketergantungan pada perputaran persediaan untuk memenuhi kewajiban lancar.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here