Pada kuartal ketiga tahun 2025, BUMI mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar USD 3.948.588.238, mengalami penurunan 5,16% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar USD 4.163.401.077.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 7,36% menjadi USD 715.815.573, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada penurunan kas di bank yang dibatasi penggunaannya dan piutang pihak berelasi.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar USD 3.232.772.665, turun 4,66%, didorong oleh penurunan investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai USD 1.138.563.349, turun 12,36% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar USD 712.564.532, menurun 7,28%, terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha pihak berelasi dan pinjaman jangka pendek.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi USD 425.998.817, dengan penurunan 19,72%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar USD 2.810.024.889, turun 1,89% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai USD 1.037.298.904, naik 11,91% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 926.881.924. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan emas dan batubara.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD 29.407.132, turun 76,06% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh perubahan signifikan pada pos pajak penghasilan, dari manfaat pajak sebesar USD 49,4 juta di Q3 2024 menjadi beban pajak USD 26,2 juta di Q3 2025, meskipun laba usaha meningkat.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar USD 0,00008 (per lembar saham), mencerminkan penurunan signifikan YoY (dari USD 0,00033), sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 1,00x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 0,94x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 15,55%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 2,83%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 0,99% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 1,39% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,41x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
(Untuk valuasi, digunakan kurs per 30 September 2025: 1 USD = Rp 16.667)
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 141 per 30 Oktober 2025, PER (disetahunkan) tercatat 80,18x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham (BVPS) sebesar Rp 70,18 (USD 0,00421), PBV perusahaan berada di level 2,01x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan BUMI selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, meskipun terdapat penurunan laba bersih yang drastis akibat normalisasi pos pajak penghasilan.
Pertumbuhan pendapatan dan peningkatan laba usaha menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan tajam pada profitabilitas bersih yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!