Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 594,02 miliar , mengalami perubahan sebesar 1,03% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 587,96 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 65,18% menjadi Rp 9,44 miliar.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 0,40% menjadi Rp 584,58 miliar , didorong oleh peningkatan properti investasi dan aset tidak lancar lainnya.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 163,87 miliar , meningkat sebesar 2,94% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -40,84%, menjadi Rp 18,60 miliar.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 145,27 miliar , mengalami peningkatan sebesar 13,72%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 430,15 miliar , yang mencatatkan peningkatan sebesar 0,32% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 25,58 miliar , yang mengalami penurunan sebesar 2,00% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 1,44 miliar , yang mengalami kenaikan sebesar 320,41% dari tahun sebelumnya didorong oleh penurunan beban keuangan dan peningkatan keuntungan lain-lain.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 0,46 , menunjukkan kenaikan sebesar 318,18% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 0,51 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 0,46 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 47,72%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 5,61%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA) (tahunan): 0,48%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE) (tahunan): 0,67%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,38. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 12 September 2025, yaitu Rp 78, PER perusahaan tercatat sebesar 84,78x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,57x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 78 dan nilai buku per saham sebesar Rp 137,65. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Meskipun pendapatan mengalami sedikit penurunan, perusahaan berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan berkat efisiensi pada beban keuangan dan pos lainnya. Rasio solvabilitas menunjukkan tingkat utang yang terkendali. Valuasi PBV yang di bawah 1 mengindikasikan harga saham berada di bawah nilai buku perusahaannya. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here