Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 594.622.553.682, mengalami kenaikan 1,13% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 587.960.961.876.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 76,67% menjadi Rp 10.093.191.871, terutama dipengaruhi oleh kenaikan signifikan pada pos Aset Lancar Lainnya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 584.529.361.811, naik 0,39%, didorong oleh peningkatan nilai properti investasi.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 164.941.708.755, naik 3,62% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 16.455.116.510, menurun 47,66%, terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pada pinjaman bank jangka pendek dan bunga ditangguhkan jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 148.486.592.245, dengan kenaikan 16,24%, mencerminkan peningkatan utang non-usaha pihak berelasi dan pinjaman bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 429.680.844.927, naik 0,21% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh akumulasi laba bersih periode berjalan ke saldo laba.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 37.770.343.359, turun 3,44% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 39.115.819.958. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan tipis pada pendapatan rental dan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 965.132.554, naik 49,33% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan signifikan ini disebabkan oleh penurunan beban usaha dan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 0.31, mencerminkan kenaikan 47,62% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0.61x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar masih terbatas.
  • Quick Ratio: 0.56x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 45.97%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan relatif stabil.
  • Margin Laba Bersih: 2.55%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak, menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 0.22%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih masih sangat rendah.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 0.30%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham yang juga masih sangat rendah.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0.38x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang relatif sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang moderat.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER) (Annualized): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 66 per 23 Oktober 2025, PER tercatat 159.69x, mengindikasikan valuasi yang sangat tinggi (premium) yang mungkin mencerminkan ekspektasi pasar yang tinggi atau basis laba yang masih rendah.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 137.50, PBV perusahaan berada di level 0.48x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya, yang bisa mengindikasikan pasar belum sepenuhnya menghargai aset perusahaan atau prospek pertumbuhannya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan meskipun pendapatan sedikit menurun, didorong oleh efisiensi beban usaha dan beban keuangan. Neraca menunjukkan pergeseran dari pendanaan jangka pendek ke jangka panjang dan peningkatan aset lancar lainnya.

Pertumbuhan laba bersih menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi efisiensi perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan rasio likuiditas yang rendah (di bawah 1x), tingkat pengembalian aset dan ekuitas (ROA & ROE) yang masih sangat minim, serta sinyal valuasi yang kontras (PER sangat tinggi, PBV rendah) yang memerlukan analisis lebih lanjut mengenai ekspektasi pasar dan nilai intrinsik perusahaan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here