Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, BVIC mencatatkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan signifikan pada laba bersih, didukung oleh peningkatan pendapatan operasional.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 33,01 triliun, mengalami kenaikan sebesar 6,34% dibandingkan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 31,05 triliun.
  • Total Liabilitas: Total liabilitas tercatat sebesar Rp 28,66 triliun, meningkat sebesar 5,70% dari akhir tahun 2024, terutama didorong oleh pertumbuhan simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain.
  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 4,36 triliun, mencatatkan peningkatan sebesar 10,72% dibandingkan akhir tahun 2024, didukung oleh laba bersih periode berjalan dan penambahan modal disetor.

Laporan Laba Rugi

  • Pendapatan: Total pendapatan operasional pada semester 1 2025 (Pendapatan Bunga Bersih ditambah Pendapatan Operasional Lainnya) tercatat sebesar Rp 606,35 miliar, mengalami kenaikan signifikan sebesar
  • 51,33% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini utamanya didorong oleh
    Pendapatan Operasional Lainnya yang naik lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 347,33 miliar.
  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 125,58 miliar, mengalami kenaikan sebesar 69,92% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 73,90 miliar.
  • Laba Per Saham (EPS): Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 7,72, menunjukkan kenaikan sebesar 65,67% dibandingkan semester 1 2024.

Rasio Kunci Perbankan

Rasio Likuiditas

  • Loan to Deposit Ratio (LDR): 89,29%. Rasio ini menunjukkan bahwa 89,29% dari total simpanan nasabah telah disalurkan dalam bentuk kredit, menandakan fungsi intermediasi bank berjalan dengan baik.

Rasio Profitabilitas & Efisiensi

  • Net Interest Margin (NIM) (Tahunan): 1,62%. Rasio ini mengukur profitabilitas inti bank dari kegiatan penyaluran kredit.
  • Return on Assets (ROA) (Tahunan): 0,76%. Menunjukkan efisiensi bank dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE) (Tahunan): 5,77%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
  • Cost to Income Ratio (CIR): 69,38%. Menggambarkan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional. Semakin rendah rasio ini, semakin efisien operasional bank.

Kualitas Aset & Kecukupan Modal

  • Non-Performing Loan (NPL) Gross: 2,40%. Angka ini berada di bawah batas regulasi 5%, menunjukkan kualitas kredit yang terjaga.
  • Non-Performing Loan (NPL) Net: 1,78%. Menunjukkan bahwa setelah dikurangi pencadangan, rasio kredit bermasalah berada pada level yang sehat.
  • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM): 22,54%. Rasio ini jauh di atas persyaratan minimum regulator, menunjukkan permodalan bank sangat kuat untuk menyerap potensi risiko kerugian dan mendukung ekspansi bisnis.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 26 Agustus 2025, yaitu Rp 122, PER perusahaan (tahunan) tercatat sebesar 7,90x.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,52x, dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 122 dan nilai buku per saham sebesar Rp 236,50. Rasio di bawah 1x ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham saat ini lebih rendah dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Pada semester pertama 2025, BVIC menunjukkan kinerja yang sangat positif dengan pertumbuhan laba bersih yang impresif, kualitas aset yang terjaga (NPL di bawah 3%), dan tingkat permodalan yang sangat kuat (CAR 22,54%). Rasio profitabilitas seperti ROA dan ROE juga menunjukkan peningkatan. Dari sisi valuasi, saham BVIC diperdagangkan di bawah nilai bukunya (PBV 0,52x), yang dapat menarik bagi investor nilai. Keputusan investasi harus tetap mempertimbangkan analisis lebih lanjut terhadap strategi bisnis bank dan kondisi ekonomi makro.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here