Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bank Victoria International Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang memberikan gambaran posisi fundamental dan arah strategi operasional bank. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas, rasio kunci perbankan, hingga valuasi pasar saham.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

  • Aset
    • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 34.331.140.125 ribu, mengalami kenaikan 10,58% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp 31.045.989.252 ribu). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan signifikan pada penempatan dana di Bank Indonesia dan bank lain serta pertumbuhan kredit.
    • Kredit yang Diberikan: Posisi kredit bersih mencapai Rp 20.948.660.661 ribu, naik 4,16% dari akhir tahun 2024 (Rp 20.112.894.443 ribu), menunjukkan ekspansi dalam penyaluran pinjaman.
    • Surat Berharga (Efek-efek): Nilai surat berharga bersih tercatat Rp 7.153.591.196 ribu, turun 4,14% dari akhir 2024 (Rp 7.462.722.942 ribu).
    • Penempatan pada BI & Bank Lain: Tercatat Rp 3.332.863.482 ribu, naik signifikan 27.225% dari Rp 12.197.255 ribu pada akhir 2024, didorong penempatan SRBI dan Fasilitas Simpanan BI.
  • Liabilitas
    • Total Liabilitas: Mencapai Rp 29.956.658.538 ribu, naik 10,49% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp 27.112.529.594 ribu).
    • Dana Pihak Ketiga (DPK): Simpanan nasabah (Giro, Tabungan, Deposito, NCD) tercatat Rp 24.207.205.827 ribu, naik 3,75% dari akhir 2024 (Rp 23.332.111.500 ribu), menandakan pertumbuhan dana kelolaan.
    • Simpanan dari Bank Lain: Tercatat Rp 1.408.169.679 ribu, naik 138,26% dari Rp 591.017.972 ribu pada akhir 2024.
  • Ekuitas
    • Total Ekuitas: Tercatat Rp 4.374.481.587 ribu, naik 11,21% dari 31 Desember 2024 (Rp 3.933.459.658 ribu). Perubahan ini terutama didorong oleh akumulasi laba bersih periode berjalan dan penerbitan saham baru dari pelaksanaan waran.

Laporan Laba Rugi

  • Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income – NII)
    • Selama sembilan bulan pertama 2025, NII mencapai Rp 372.925.952 ribu, turun tipis 1,31% YoY dibandingkan Rp 377.884.275 ribu pada periode sama tahun lalu. Penurunan ini terjadi meskipun pendapatan bunga naik, karena beban bunga juga mengalami kenaikan yang lebih tinggi.
  • Pendapatan Operasional Lainnya (Non-Interest Income)
    • Pendapatan provisi, komisi, dan lainnya tercatat Rp 436.287.393 ribu, naik signifikan 36,14% YoY dari Rp 320.462.442 ribu, didorong oleh pendapatan dari investasi reksadana dan penerimaan kembali aset yang dihapusbukukan.
  • Beban Operasional
    • Total beban operasional (selain bunga, provisi, dan laba/rugi efek) mencapai Rp 377.401.724 ribu (Beban Umum & Adm Rp 172.713.293 ribu + Beban Tenaga Kerja Rp 134.795.417 ribu + Lain-lain Rp 69.893.014 ribu), naik 9,12% YoY, terutama dipengaruhi oleh kenaikan beban tenaga kerja serta umum & administrasi.
  • Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
    • Pembentukan CKPN bersih (aset keuangan dan non-keuangan) tercatat Rp 139.935.645 ribu (Rp 180.935.645 ribu untuk aset keuangan dikurangi pembalikan Rp 41.000.000 ribu untuk aset non-keuangan), lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu (Rp 183.525.360 ribu), mencerminkan perbaikan dalam antisipasi risiko kredit.
  • Laba Bersih
    • Laba bersih periode berjalan mencapai Rp 127.789.530 ribu, naik signifikan 58,58% YoY dari Rp 80.585.309 ribu.
  • Earnings per Share (EPS)
    • EPS dasar tercatat Rp 7,52, naik 48,03% YoY dari Rp 5,08.

Rasio Keuangan Utama (Perhitungan berdasarkan data laporan keuangan)

  • Profitabilitas
    • Net Interest Margin (NIM) (Annualized): Sekitar 1,52%.
    • Return on Assets (ROA) (Annualized): Sekitar 0,52%.
    • Return on Equity (ROE) (Annualized): Sekitar 4,10%.
    • Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO): Sekitar 90,00%.
  • Kualitas Aset
    • Non-Performing Loan (NPL) Gross: 2,50%.
    • Non-Performing Loan (NPL) Net: 1,84%.
  • Likuiditas
    • Loan to Deposit Ratio (LDR): Sekitar 83,49% (berdasarkan total kredit bruto dibagi total simpanan nasabah dan simpanan bank lain). Catatan: Laporan menyebutkan LFR 81,20%.
  • Permodalan
    • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM) (Kredit, Operasional, Pasar): 22,09%.

Valuasi Pasar (Per 28 Oktober 2025 dengan harga Rp 104)

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 104 per 28 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat sekitar 10,37x.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sekitar Rp 237,55 (Ekuitas Rp 4.374.481.587 ribu dibagi 18.415.213.598 saham), PBV berada di level sekitar 0,44x.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Bank Victoria International Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan (laba bersih naik 58,58% YoY), didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional lainnya yang kuat dan penurunan beban CKPN bersih. Meskipun NII sedikit menurun, pertumbuhan aset cukup solid (+10,58% YTD) didukung oleh ekspansi kredit (+4,16% YTD) dan peningkatan penempatan dana. Kualitas aset menunjukkan perbaikan dengan NPL Gross turun ke 2,50% (dari 3,27% akhir 2024). Tingkat efisiensi (BOPO) masih cukup tinggi di sekitar 90,00%. Tingkat permodalan (CAR) terjaga sangat kuat di 22,09%.

Dari sisi valuasi, saham BVIC saat ini diperdagangkan pada PER sekitar 10,37x dan PBV 0,44x, yang mengindikasikan valuasi yang relatif menarik (di bawah nilai buku). Investor perlu mempertimbangkan kemampuan bank untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan non-bunga, mengelola beban bunga di tengah potensi kenaikan suku bunga, menjaga perbaikan kualitas aset, serta meningkatkan efisiensi operasional dalam mengevaluasi potensi investasi pada saham ini.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here