Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 13.593.522.485.000, mengalami kenaikan 3,54% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 13.128.920.167.000.
Liabilitas
Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 10.059.553.231.000, naik 3,97% dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp 9.675.555.640.000.
Ekuitas
Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 3.533.969.254.000, naik 2,33% dibandingkan 31 Desember 2024 sebesar Rp 3.453.364.527.000, didorong oleh peningkatan laba tahun berjalan.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan bunga perusahaan mencapai Rp 889.612.204.000, naik 15,63% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 769.376.030.000.
Laba Bersih
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (Laba Tahun Berjalan) mencapai Rp 41.978.658.000, naik 23,89% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 33.884.207.000.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp 1,70, mencerminkan kenaikan 24,09% YoY dari Rp 1,37, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
Current Ratio: [nominal]x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. Quick Ratio: [nominal]x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
Margin Laba Bersih: 4,72%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
Return on Assets (ROA): 0,42%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih (disetahunkan). Return on Equity (ROE): 1,60%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham (disetahunkan).
Solvabilitas
Debt to Equity Ratio (DER): 2,85x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER)
Berdasarkan harga penutupan saham Rp 228 per 12 November 2025, PER tercatat 100,44x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
Price to Book Value (PBV)
Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 143,21 (dihitung dari ekuitas per 30 September 2025 dan jumlah saham beredar 24.676.333.194 lembar), PBV perusahaan berada di level 1,59x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Bank Raya Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, yang tercermin dari kenaikan aset, pendapatan bunga, dan laba bersih.
Pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 23,89% YoY menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan valuasi PER yang sangat tinggi, meskipun PBV masih berada di level yang wajar.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!