Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Tahun 2025

Pada tahun 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang memberikan gambaran posisi fundamental dan arah strategi operasional bank. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas, rasio kunci perbankan, hingga valuasi pasar saham.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp 2.135,37 triliun, mengalami kenaikan 7,19% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp 1.992,19 triliun). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh penyaluran kredit dan kepemilikan surat berharga.
  • Kredit yang Diberikan: Posisi kredit bersih mencapai Rp 1.381,40 triliun, naik 13,10% dari akhir tahun 2024 (Rp 1.221,42 triliun), menunjukkan ekspansi dalam penyaluran pinjaman.
  • Surat Berharga (Efek-efek): Nilai surat berharga bersih tercatat Rp 372,64 triliun, naik 14,14% dari akhir 2024 (Rp 326,48 triliun).
  • Penempatan pada BI & Bank Lain: Tercatat Rp 95,42 triliun, turun 44,63%.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Mencapai Rp 1.804,43 triliun, naik 8,12% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp 1.668,87 triliun).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Simpanan nasabah (Giro, Tabungan, Deposito) tercatat Rp 1.466,84 triliun, naik 7,43% dari akhir 2024 (Rp 1.365,45 triliun), menandakan pertumbuhan dana kelolaan yang konsisten.
  • Simpanan dari Bank Lain: Tercatat Rp 17,60 triliun, naik 19,90%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Tercatat Rp 330,94 triliun, naik 2,36% dari 31 Desember 2024 (Rp 323,32 triliun). Perubahan ini didorong oleh akumulasi laba bersih yang ditahan dan penyesuaian nilai wajar efek-efek.

Laporan Laba Rugi

  • Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income – NII): Selama tahun 2025, NII mencapai Rp 150,50 triliun, naik 5,50% YoY dibandingkan Rp 142,66 triliun pada periode sama tahun lalu. Ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga dari kredit secara keseluruhan.
  • Pendapatan Operasional Lainnya (Non-Interest Income): Pendapatan provisi, komisi, dan lainnya tercatat Rp 53,68 triliun, turun tipis 0,49% YoY.
  • Beban Operasional: Total beban operasional lainnya (selain bunga) mencapai Rp 88,45 triliun, naik 7,73% YoY, terutama dipengaruhi oleh beban tenaga kerja, umum, dan administrasi.
  • Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): Pembentukan beban penyisihan atas aset keuangan (CKPN) tercatat Rp 46,72 triliun, mencerminkan antisipasi risiko kredit yang ketat.
  • Laba Bersih: Laba bersih periode berjalan mencapai Rp 57,13 triliun, turun 5,26% YoY dari Rp 60,31 triliun.
  • Earnings per Share (EPS): EPS dasar tercatat Rp 376, turun 5,53% YoY.

Rasio Keuangan Utama

Profitabilitas

  • Net Interest Margin (NIM): Sekitar 7,92%, mengukur kemampuan bank menghasilkan pendapatan dari selisih bunga pinjaman dan biaya dana.
  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 2,68%, menilai efektivitas aset dalam menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 17,26%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
  • Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO): 72,58%, menunjukkan tingkat efisiensi operasional bank (semakin rendah semakin baik).

Kualitas Aset

  • Non-Performing Loan (NPL) Gross: N/A (Data spesifik persentase NPL tidak tercantum langsung pada lampiran neraca utama, batas maksimal regulator berada di level 5%), rasio kredit bermasalah terhadap total kredit.
  • Non-Performing Loan (NPL) Net: N/A, rasio kredit bermasalah setelah dikurangi CKPN.

Likuiditas

  • Loan to Deposit Ratio (LDR): 99,58%, mengukur perbandingan antara kredit yang disalurkan dengan dana pihak ketiga yang diterima. (Catatan: Perhitungan LDR memerlukan data spesifik DPK yang mungkin perlu penyesuaian dari laporan).

Permodalan

  • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM): 21,06%, menunjukkan kecukupan modal bank untuk menyerap potensi kerugian, tergolong sangat kuat dan di atas ketentuan minimum.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 3.950 per 26 Februari 2026, PER (annualized) tercatat 10,51x.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham Rp 2.151,61, PBV berada di level 1,84x.

Kesimpulan 

Kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selama tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan aset yang solid, dengan sedikit penyesuaian pada perolehan laba bersih akibat peningkatan CKPN dan beban operasional. Pertumbuhan NII yang solid menjadi indikator utama perbankan intinya, sementara pendapatan non-bunga dan pengelolaan beban operasional menjadi faktor penting lainnya. Tingkat permodalan (CAR) masih terjaga sangat kuat di level 21,06%.

Dari sisi valuasi, saham BBRI saat ini diperdagangkan pada PER 10,51x dan PBV 1,84x yang wajar dibandingkan rata-rata industrinya. Investor perlu mempertimbangkan prospek pertumbuhan kredit, efisiensi operasional, risiko suku bunga, dan kondisi makroekonomi dalam mengevaluasi potensi investasi pada saham ini.


Profil Singkat Perusahaan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments