Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) Semester 1...

Kinerja Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp118,16 triliun, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,01% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp118,14 triliun.
  • Kredit yang Diberikan: Total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,55 triliun, meningkat 4,24% dari Rp75,35 triliun pada akhir 2024.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp88,64 triliun, meningkat sebesar 0,21% dari akhir tahun 2024.
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Simpanan dari nasabah (giro, tabungan, deposito) tercatat sebesar Rp76,98 triliun.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp14,77 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,14% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Pendapatan Bunga dan Syariah: Pada semester 1 2025, pendapatan bunga dan syariah perusahaan tercatat sebesar Rp4,94 triliun, yang mengalami kenaikan sebesar 27,53% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (Rp3,87 triliun).
  • Pendapatan Bunga Bersih: Pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp3,43 triliun, naik 29,33% dari Rp2,66 triliun pada semester 1 2024.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp707,61 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 14,0% dari periode yang sama tahun sebelumnya (Rp620,87 miliar). Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp47,13, menunjukkan kenaikan sebesar 13,98% dibandingkan dengan semester 1 2024 yang sebesar Rp41,35.

Rasio Keuangan Perbankan

Rasio Profitabilitas

  • Net Interest Margin (NIM): 5,81% (disetahunkan). Rasio ini menunjukkan kemampuan bank dalam mengelola aset produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih.
  • Return on Assets (ROA): 1,20% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 9,58% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Likuiditas

  • Loan to Deposit Ratio (LDR): 102,04%. Rasio ini menunjukkan bahwa penyaluran kredit bank sedikit lebih tinggi dari dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun, mengindikasikan ekspansi kredit yang aktif.

Rasio Kualitas Aset

  • Non-Performing Loan (NPL) Gross: 2,94%. Rasio kredit bermasalah kotor bank.
  • Non-Performing Loan (NPL) Net: 1,37%. Rasio kredit bermasalah bersih setelah dikurangi pencadangan.

Rasio Permodalan

  • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM): 24,25%. Rasio ini menunjukkan tingkat kecukupan modal bank untuk menanggung risiko operasional dan kredit, berada jauh di atas ketentuan minimum regulator.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 6 Agustus 2025, yaitu Rp515, PER perusahaan tercatat sebesar 5,46x (laba disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,52x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp515 dan nilai buku per saham sebesar Rp983,39. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham berada di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025 menggunakan rasio perbankan yang relevan. BJTM menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang solid didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih. Rasio permodalan (CAR) sangat kuat, memberikan bantalan yang tebal terhadap potensi risiko. Kualitas aset yang tercermin dari rasio NPL masih terjaga. Dari sisi valuasi, saham BJTM diperdagangkan dengan valuasi PER yang rendah dan secara signifikan di bawah nilai bukunya (PBV 0,52x), yang dapat menjadi sinyal menarik bagi investor. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi makro dan prospek industri perbankan, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here