Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bank Oke Indonesia Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang memberikan gambaran posisi fundamental dan arah strategi operasional bank. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas (berdasarkan kinerja 3 bulan Q3 2025), rasio kunci perbankan, hingga valuasi pasar saham.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

  • Aset
    • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 13.173.475.821.344, mengalami kenaikan 11,0% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp 11.870.492.065.642). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kenaikan pinjaman yang diberikan dan penempatan dana pada Bank Indonesia & bank lain.
    • Kredit yang Diberikan: Posisi kredit bersih mencapai Rp 9.771.485.487.230, naik 7,5% dari akhir tahun 2024 (Rp 9.092.513.698.283), menunjukkan ekspansi dalam penyaluran pinjaman.
    • Surat Berharga (Efek-efek): Nilai surat berharga tercatat Rp 1.563.431.724.340, naik 3,9% dari akhir 2024 (Rp 1.505.281.623.244).
    • Penempatan pada BI & Bank Lain: Tercatat Rp 920.000.000.000, naik 152,1% dari akhir 2024 (Rp 364.985.420.919).
  • Liabilitas
    • Total Liabilitas: Mencapai Rp 9.414.602.106.041, naik 14,3% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp 8.234.810.098.920).
    • Dana Pihak Ketiga (DPK): Simpanan nasabah (Giro, Tabungan, Deposito) tercatat Rp 7.793.156.475.968, naik 14,3% dari akhir 2024 (Rp 6.818.150.348.265), menandakan pertumbuhan dana kelolaan.
    • Simpanan dari Bank Lain: Tercatat Rp 962.467.320.543, naik 32,6% dari akhir 2024 (Rp 725.612.748.572).
  • Ekuitas
    • Total Ekuitas: Tercatat Rp 3.758.873.715.303, naik 3,4% dari 31 Desember 2024 (Rp 3.635.681.966.722). Perubahan ini didorong oleh akumulasi laba bersih periode berjalan.

Laporan Laba Rugi (Periode 3 Bulan Berakhir 30 September 2025 vs 30 September 2024)

  • Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income – NII)
    • Selama periode tiga bulan yang berakhir 30 September 2025, NII mencapai Rp 503.570.449.180, naik 11,7% YoY dibandingkan Rp 450.987.059.568 pada periode sama tahun lalu. Ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang lebih tinggi dari kenaikan beban bunga.
  • Pendapatan Operasional Lainnya (Non-Interest Income)
    • Pendapatan provisi, komisi, dan lainnya tercatat Rp 19.618.270.239, naik 5,6% YoY dari Rp 18.577.432.726.
  • Beban Operasional
    • Total beban operasional lainnya (selain bunga) mencapai Rp 365.510.005.405, turun 14,2% YoY dari Rp 425.835.074.559, terutama dipengaruhi oleh penurunan signifikan pada pos Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).
  • Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
    • Pembentukan CKPN yang dibebankan ke laba rugi tercatat Rp 142.583.345.864, turun signifikan dibandingkan Rp 218.561.877.906 pada Q3 2024.
  • Laba Bersih
    • Laba bersih periode tiga bulan mencapai Rp 123.203.871.721, naik 274,8% YoY dari Rp 32.870.853.825.
  • Earnings per Share (EPS)
    • EPS dasar tercatat Rp 7.23, naik signifikan dari Rp 1.93 pada Q3 2024.

Rasio Keuangan Utama (per 30 September 2025, kecuali dinyatakan lain)

Catatan: Rasio profitabilitas (ROA, ROE) dihitung dengan menganualisasikan laba bersih Q3 2025. Hal ini mungkin tidak sepenuhnya mewakili kinerja setahun penuh.

  • Profitabilitas
    • Net Interest Margin (NIM): Belum dapat dihitung secara akurat tanpa data rata-rata aset produktif periode 9 bulan.
    • Return on Assets (ROA) (Annualized Q3): Sekitar 3,96% (Laba Bersih Q3 Annualized / Rata-rata Aset [(Aset Q3 2025 + Aset YE 2024)/2]).
    • Return on Equity (ROE) (Annualized Q3): Sekitar 13,38% (Laba Bersih Q3 Annualized / Rata-rata Ekuitas [(Ekuitas Q3 2025 + Ekuitas YE 2024)/2]).
    • Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) (Q3 2025): Sekitar 143,1% ((Beban Bunga Q3 + Beban Operasional Lainnya Q3) / (Pendapatan Bunga Q3 + Pendapatan Operasional Lainnya Q3)). Tingginya BOPO terutama disebabkan oleh pembentukan CKPN yang signifikan.
  • Kualitas Aset
    • Non-Performing Loan (NPL) Gross: 2,31%.
    • Non-Performing Loan (NPL) Net: 1,22%.
  • Likuiditas
    • Loan to Deposit Ratio (LDR): Sekitar 128,1% (Total Kredit Bruto / Simpanan Nasabah). Angka ini menunjukkan ekspansi kredit yang tinggi relatif terhadap DPK.
  • Permodalan
    • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM): 43,59%, menunjukkan posisi permodalan yang sangat kuat.

Valuasi Pasar (per 28 Oktober 2025)

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 120 per 28 Oktober 2025, PER (annualized Q3 EPS) tercatat sekitar 4,15x (Rp 120 / (Rp 7.23 * 4)).
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham Rp 222,53 (Rp 3.758.873.715.303 / 16.892.391.185 saham beredar), PBV berada di level 0,54x (Rp 120 / Rp 222,53).

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Bank Oke Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan aset yang solid, didorong oleh peningkatan kredit dan penempatan dana. Profitabilitas menunjukkan peningkatan signifikan YoY untuk periode tiga bulan, terutama karena penurunan beban CKPN dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kualitas aset (NPL) tampak terjaga di level yang moderat. Tingkat permodalan (CAR) masih terjaga sangat kuat, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Rasio LDR yang tinggi mengindikasikan ekspansi kredit yang agresif.

Dari sisi valuasi, saham DNAR saat ini diperdagangkan pada PER yang relatif rendah dan PBV di bawah 1x, yang secara umum bisa dianggap menarik. Investor perlu mempertimbangkan keberlanjutan penurunan CKPN, strategi pengelolaan LDR yang tinggi, efisiensi operasional (BOPO), potensi dampak risiko suku bunga, dan kondisi makroekonomi dalam mengevaluasi potensi investasi pada saham ini. Keterbatasan analisis ini adalah penggunaan data laba rugi hanya untuk periode 3 bulan Q3 2025, bukan data kumulatif 9 bulan YTD yang tidak tersedia dalam dokumen.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments