Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1.182,17 miliar, mengalami kenaikan 10,38% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.071,03 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh menjadi Rp 543,15 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada peningkatan piutang reasuransi dan uang muka.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 639,02 miliar, naik, didorong oleh kenaikan signifikan pada pos Aset Reasuransi.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 966,66 miliar, naik 14,03% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 920,65 miliar, meningkat, terutama disebabkan oleh kenaikan pada Utang Reasuransi dan Liabilitas Kontrak Asuransi.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 46,01 miliar, dengan kenaikan, mencerminkan struktur pendanaan jangka panjang yang stabil (terdiri dari utang subordinasi, liabilitas imbalan kerja, dan liabilitas sewa).

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 215,51 miliar, turun 3,48% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi neto tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan premi bruto perusahaan mencapai Rp 564,74 miliar, naik 5,21% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 536,79 miliar. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan premi di segmen Kendaraan Bermotor dan Harta Benda.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (7,58 miliar) (rugi), mengalami pembalikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan laba Rp 1,58 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan signifikan pada Hasil Underwriting, terutama akibat pos Komisi-Neto yang berbalik dari pendapatan menjadi beban.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp (1,55), mencerminkan penurunan YoY dari Rp 0,32, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,59x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,54x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan uang muka dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor (Proxy underwriting): 34,39%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari pendapatan premi neto.
  • Margin Laba Bersih: -1,34%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): -0,90%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): -4,61%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 4,49x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
  • Rasio Solvabilitas (RBC): 197% per 30 September 2025, berada di atas batas minimum yang disyaratkan regulator sebesar 120%.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER) (Annualized): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 89 per 29 Oktober 2025, PER tercatat negatif (-43,00x) karena perusahaan mencatatkan rugi bersih.

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 43,98, PBV perusahaan berada di level 2,02x, mencerminkan valuasi premium terhadap nilai bukunya.

Kesimpulan Kinerja keuangan AHAP selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya tantangan profitabilitas, ditandai dengan pembalikan laba bersih menjadi rugi. Meskipun pendapatan premi bruto masih tumbuh positif, beban underwriting (terutama komisi) meningkat dan menekan hasil akhir.

Pertumbuhan aset perusahaan masih solid, namun ini juga diimbangi dengan peningkatan liabilitas, khususnya utang reasuransi. Dari sisi solvabilitas, rasio RBC perusahaan masih berada di level yang sehat dan di atas ketentuan regulator. Namun, investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan untuk mengendalikan beban underwriting dan memulihkan profitabilitas pada kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here