Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar $898,18 juta , mengalami perubahan sebesar kenaikan 3,79% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar $865,40 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 10,41% menjadi $83,12 juta.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 5,49% menjadi $815,05 juta, didorong oleh peningkatan properti pertambangan dan persediaan tidak lancar.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar $589,86 juta, turun sebesar 0,44% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar kenaikan 15,59%, menjadi $213,42 juta.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar $376,43 juta , mengalami penurunan sebesar 7,69%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai $308,32 juta , yang mencatatkan
    peningkatan sebesar 12,96% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar $192,55 juta , yang mengalami kenaikan sebesar 34,80% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya ($142,85 juta), didorong oleh peningkatan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar $34,87 juta. Kinerja ini menunjukkan pembalikan positif dari rugi bersih sebesar $3,89 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan laba bruto yang signifikan.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar $0,0014 , menunjukkan
    kenaikan signifikan dibandingkan dengan rugi per saham sebesar -$0,0002 pada semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 0,39 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 0,10 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 41,11%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 18,11%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 7,76% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 22,62% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,91 kali. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 4 September 2025, yaitu Rp 850, PER perusahaan tercatat sebesar 18,70x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 4,22x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 850 dan nilai buku per saham sebesar Rp 201,29. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. ARCI menunjukkan pembalikan kinerja yang kuat, dari rugi menjadi laba, yang didukung oleh kenaikan pendapatan signifikan. Peningkatan profitabilitas dan efisiensi terlihat dari rasio ROE dan margin laba. Namun, rasio likuiditas yang rendah menjadi poin yang perlu dicermati. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan industri, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here