Pada semester pertama tahun 2025, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
- Aset
Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 14.173.355.974.840, mengalami perubahan sebesar 1,35% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 13.984.013.771.497. - Liabilitas
Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 6.894.070.202.531, meningkat sebesar 2,62% dari tahun sebelumnya. - Ekuitas
Ekuitas perusahaan mencapai Rp 7.279.285.772.309, yang mencatatkan peningkatan sebesar 0,19% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
- Pendapatan
Pada semester 1 2025, pendapatan bunga perusahaan tercatat sebesar Rp 852.581.548.939, yang mengalami kenaikan sebesar 24,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga dari kredit yang diberikan dan efek-efek. - Laba Bersih
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 227.071.454.454, yang mengalami kenaikan sebesar 13,20% dari tahun sebelumnya. - Laba Per Saham (EPS)
Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 20,90, menunjukkan kenaikan sebesar 13,22% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor (Net Interest Margin): 78,58%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan bunganya.
- Margin Laba Bersih: 26,63%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 3,23%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba (disetahunkan).
- Return on Equity (ROE): 6,24%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham (disetahunkan).
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,95. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
- Price to Earnings Ratio (PER)
Dengan harga saham pada penutupan 1 Agustus 2025, yaitu Rp 1.255, PER perusahaan tercatat sebesar 30,02x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan (laba disetahunkan). - Price to Book Value (PBV)
PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 3,75x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.255 dan nilai buku per saham sebesar Rp 334,98. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada perubahan dalam beberapa aspek, kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada beberapa indikator keuangan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.
PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!