Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 32.269.699 juta, mengalami penurunan 0,98% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 32.588.191 juta. Aset Lancar: Aset keuangan dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun (sebagai proksi aset lancar) tercatat Rp 26.661.166 juta, menurun 0,49% dibandingkan Rp 26.791.956 juta pada akhir 2024. Aset Tidak Lancar: Aset keuangan dengan jatuh tempo di atas 1 tahun (sebagai proksi aset tidak lancar) tercatat sebesar Rp 4.709.218 juta, turun 5,91% dari Rp 5.004.921 juta pada akhir 2024.
Liabilitas Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 20.600.982 juta, turun 2,05% dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp 21.032.447 juta. Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas keuangan dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun (proksi) tercatat sebesar Rp 10.970.672 juta, menurun 2,34% dari Rp 11.233.029 juta pada akhir 2024. Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 9.221.784 juta (proksi > 1 tahun), dengan penurunan 1,91% dibandingkan Rp 9.401.100 juta pada akhir 2024.
Ekuitas Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 11.668.717 juta, naik 0,98% dibandingkan 31 Desember 2024 (Rp 11.555.744 juta). Kenaikan ini didorong oleh laba bersih periode berjalan, yang sebagian diimbangi oleh pembelian kembali saham treasuri.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, total pendapatan perusahaan mencapai Rp 7.115.950 juta, turun 5,22% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7.507.666 juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh penurunan pada pendapatan pembiayaan konsumen dan marjin murabahah.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 938.599 juta, turun 15,78% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.114.429 juta. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan yang lebih cepat dibandingkan penurunan total beban.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 939, mencerminkan penurunan 15,71% YoY dari Rp 1.114, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas Current Ratio: 2,43x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. Quick Ratio: 2,43x, mengindikasikan likuiditas yang kuat (untuk perusahaan pembiayaan, rasio ini identik dengan Current Ratio).
Profitabilitas Margin Laba Bersih: 13,19%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian Return on Assets (ROA): 3,88% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih. Return on Equity (ROE): 10,72% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas Debt to Equity Ratio (DER): 1,77x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 8.900 per 4 November 2025, PER tercatat 7,11x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang relatif rendah.
Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 11.783,4 (dihitung dari ekuitas Rp 11.668.717 juta dibagi 990.264.400 saham beredar), PBV perusahaan berada di level 0,75x, mencerminkan valuasi di bawah nilai buku ekuitasnya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya penurunan profitabilitas, dengan laba bersih yang terkoreksi 15,78% YoY akibat penurunan pendapatan.
Meskipun profitabilitas menurun, posisi neraca perusahaan tetap solid dengan total aset yang relatif stabil dan rasio utang (DER) yang terjaga di 1,77x. Investor perlu memperhatikan strategi perusahaan untuk membalikkan tren penurunan pendapatan di kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!