Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeUncategorizedKinerja Keuangan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 98.194.661.290.323 , mengalami perubahan sebesar +1,59% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 96.655.774.193.548.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar -0,79% menjadi Rp 35.429.500.000.000.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh +2,99% menjadi Rp 62.765.161.290.323, didorong oleh peningkatan pada pos Aset Tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 38.095.661.290.323, turun sebesar -10,16% dari akhir tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar +12,47%, menjadi Rp 15.830.774.193.548.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 22.264.887.096.774, mengalami penurunan sebesar -21,41%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 60.099.000.000.000, yang mencatatkan peningkatan sebesar +10,78% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 38.702.500.000.000, yang mengalami penurunan sebesar -9,67% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 6.914.241.935.484, yang mengalami penurunan sebesar -50,09% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 888, menunjukkan penurunan sebesar -55,08% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 2,24 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 2,12 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 28,99%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 17,87%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 14,19%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba (disetahunkan).
  • Return on Equity (ROE): 24,19%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham (disetahunkan).

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,63. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 29 Agustus 2025, yaitu Rp 6.900, PER perusahaan tercatat sebesar 3,89x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,89x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 6.900 dan nilai buku per saham sebesar Rp 7.718. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Terjadi penurunan pendapatan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, posisi neraca menunjukkan pertumbuhan aset dan ekuitas serta penurunan total liabilitas, yang mengindikasikan fundamental yang menguat. Rasio keuangan menunjukkan profitabilitas yang sehat dan tingkat utang yang terkendali. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar makroekonomi dan industri, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here