PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatatkan penurunan kinerja keuangan yang signifikan pada periode semester I 2026, ditandai oleh lonjakan beban pokok penjualan yang menggerus laba bruto secara drastis.
Kinerja Keuangan PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Semester I 2026
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Rupiah | Semester I 2026 | FY 2024 / FY 2025 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 882.100.787.104 | 989.189.108.533 | -10,83% |
| Aset Lancar | 508.552.862.144 | 620.780.126.328 | -18,08% |
| Aset Tidak Lancar | 373.547.924.960 | 368.408.982.205 | +1,39% |
| Total Liabilitas | 338.305.259.809 | 387.130.959.100 | -12,61% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 310.974.586.712 | 353.841.911.808 | -12,11% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 27.330.673.097 | 33.289.047.292 | -17,90% |
| Total Ekuitas | 543.795.527.295 | 602.058.149.433 | -9,68% |
Penurunan total aset terutama disebabkan oleh kontraksi pada aset lancar, khususnya portofolio efek dan piutang usaha pihak ketiga. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan seiring berkurangnya pinjaman bank jangka pendek.
Penurunan liabilitas ini turut dibarengi oleh tergerusnya total ekuitas akibat akumulasi rugi tahun berjalan pada periode semester I 2026. Struktur permodalan mengalami penyesuaian seiring berkurangnya skala aset lancar perusahaan.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Rupiah | Semester I 2026 | Semester I 2025 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 762.034.866.965 | 575.333.499.892 | +32,45% |
| Laba Kotor | 1.684.243.732 | 44.595.921.186 | -96,22% |
| Laba Usaha | (55.759.398.699) | (7.909.210.129) | -604,89% |
| Laba Bersih | (57.689.807.058) | (9.937.444.825) | -480,55% |
| EPS | (5,91) | (1,06) | -457,55% |
Kenaikan pendapatan neto belum mampu mendongkrak profitabilitas akibat lonjakan beban pokok penjualan yang jauh lebih tinggi daripada pertumbuhan penjualan. Hal tersebut memicu pembentukan rugi usaha dan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,64 | Likuiditas jangka pendek memadai |
| Quick Ratio | 1,22 | Kemampuan aset sangat likuid cukup baik |
| Margin Laba Kotor | 0,22% | Efisiensi produksi sangat rendah |
| Margin Laba Bersih | -7,57% | Inefisiensi operasional dan beban tinggi |
| ROA | -6,54% | Pengembalian aset negatif |
| ROE | -10,61% | Pengembalian ekuitas negatif |
| DER | 0,62 | Proporsi utang lebih rendah dari ekuitas |
Rasio likuiditas menunjukkan posisi yang masih terjaga di atas standar minimum, namun profitabilitas mengalami tekanan berat. Efisiensi operasional melemah akibat tipisnya marjin laba kotor, sementara struktur permodalan masih didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang.
D. Valuasi Saham
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | -5,72 | Tidak relevan akibat kerugian bersih |
| PBV | 1,02 | Valuasi harga terhadap ekuitas wajar |
Valuasi saham pada harga penutupan Rp 57 menunjukkan PBV yang mendekati nilai bukunya. Posisi PER bernilai negatif seiring kinerja laba bersih yang mencatatkan kerugian pada periode berjalan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan HOKI pada semester I 2026 menghadapi tekanan berat akibat lonjakan beban pokok penjualan yang menekan perolehan laba bruto. Kendati pendapatan mengalami pertumbuhan positif, efisiensi operasional dan beban yang tinggi mengakibatkan perusahaan membukukan rugi bersih.
Profil Singkat Perusahaan
PT Buyung Poetra Sembada Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar beras dengan merek terkenal Topi Koki. Perusahaan memiliki fasilitas pergudangan dan pabrik yang tersebar di beberapa wilayah strategis Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin