Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan Bank Tabungan Negara (BBTN) Tahun 2025

Kinerja Keuangan Bank Tabungan Negara (BBTN) Tahun 2025

Kinerja Keuangan Bank Tabungan Negara (BBTN) Tahun 2025

Pada tahun 2025, Bank Tabungan Negara mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan laba bersih double-digit dan perbaikan kualitas aset yang signifikan. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas, rasio kunci perbankan, hingga valuasi pasar saham berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025.


Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp527,79 triliun, mengalami kenaikan 12,39% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp469,61 triliun). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspansi penyaluran kredit dan pembiayaan syariah yang agresif namun terukur.
  • Kredit yang Diberikan: Posisi kredit dan pembiayaan syariah bersih mencapai Rp385,26 triliun, naik 11,70% dari akhir tahun 2024 (Rp344,92 triliun). Hal ini menunjukkan ekspansi yang kuat dalam fungsi intermediasi bank, khususnya di segmen perumahan.
  • Surat Berharga & Obligasi Pemerintah: Nilai efek-efek dan obligasi pemerintah tercatat sebesar Rp60,16 triliun, turun 1,12% dari akhir 2024 (Rp60,84 triliun), seiring dengan strategi bank untuk merealokasi likuiditas ke penyaluran kredit yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
  • Penempatan pada BI & Bank Lain: Tercatat Rp49,24 triliun (termasuk Giro BI dan Penempatan), meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya guna menjaga likuiditas.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Mencapai Rp459,70 triliun, naik 12,73% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp407,79 triliun).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Total simpanan nasabah (termasuk dana syirkah temporer) tercatat Rp437,36 triliun, naik 14,60% dari akhir 2024 (Rp381,65 triliun). Pertumbuhan ini menandakan tingginya kepercayaan nasabah dan keberhasilan strategi penghimpunan dana murah (CASA).
  • Simpanan dari Bank Lain: Tercatat Rp122,9 miliar, naik dari posisi tahun lalu.

Ekuitas

Total Ekuitas: Tercatat Rp36,21 triliun, naik 11,17% dari 31 Desember 2024 (Rp32,57 triliun). Perubahan ini didorong oleh akumulasi laba bersih tahun berjalan dan peningkatan saldo laba.


Laporan Laba Rugi

Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income – NII) Selama tahun 2025, NII (termasuk pendapatan syariah neto) mencapai Rp18,22 triliun, naik tajam 58,52% YoY dibandingkan Rp11,49 triliun pada tahun lalu. Lonjakan ini didorong oleh efisiensi beban bunga yang hanya tumbuh tipis 0,4% di tengah kenaikan pendapatan bunga sebesar 23%.

Pendapatan Operasional Lainnya (Non-Interest Income) 

Pendapatan operasional lainnya tercatat Rp4,11 triliun, turun 10,23% YoY dibandingkan Rp4,58 triliun pada tahun 2024, dipengaruhi oleh penurunan keuntungan dari penjualan aset keuangan tertentu.

Beban Operasional 

Total beban operasional lainnya mencapai Rp11,79 triliun, naik 14,93% YoY, terutama dipengaruhi oleh kenaikan beban umum, administrasi, dan personalia seiring ekspansi bisnis.

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) 

Pembentukan CKPN melonjak menjadi Rp6,18 triliun dari Rp1,98 triliun di tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan ini mencerminkan langkah konservatif bank dalam melakukan front-loading pencadangan untuk memperkuat cakupan (coverage) risiko kredit di masa depan.

Laba Bersih 

Meskipun beban pencadangan naik tinggi, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap tumbuh mencapai Rp3,50 triliun, naik 16,42% YoY dari Rp3,01 triliun.

Earnings per Share (EPS) 

EPS dasar tercatat Rp249, naik 16,36% YoY dibandingkan Rp214 pada tahun 2024.


Rasio Keuangan Utama & Valuasi

Kualitas Aset

  • Non-Performing Loan (NPL) Gross: 3,08%, membaik dari 3,16% pada tahun sebelumnya.
  • Non-Performing Loan (NPL) Net: 1,70%, membaik dari 1,89% pada tahun sebelumnya, menunjukkan efektivitas manajemen risiko kredit.

Likuiditas

  • Loan to Deposit Ratio (LDR): Sekitar 88,09%, level yang optimal untuk mendukung profitabilitas namun tetap menjaga buffer likuiditas yang aman.

Valuasi Pasar

Berdasarkan harga penutupan saham Rp1.295 per 10 Februari 2026:

  • Price to Earnings Ratio (PER): 5,20x (Murah dibandingkan rata-rata industri perbankan).
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham (BVPS) sebesar Rp2.580, PBV berada di level 0,50x.

Kesimpulan

Kinerja keuangan Bank Tabungan Negara (BBTN) sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan profitabilitas yang sangat solid didorong oleh lonjakan Net Interest Income (NII) yang mencapai 58%. Strategi bank untuk menekan biaya dana (Cost of Funds) terlihat berhasil, memberikan ruang bagi bank untuk mempertebal pencadangan (CKPN) hingga tiga kali lipat demi memperkuat fundamental jangka panjang tanpa mengorbankan pertumbuhan laba bersih yang tetap tumbuh double digit (16,4%). Kualitas aset juga terus membaik dengan penurunan rasio NPL Gross dan Net.

Dari sisi valuasi, saham BBTN saat ini diperdagangkan pada PBV 0,50x dan PER 5,20x, level yang sangat terdiskon (undervalued) dibandingkan nilai buku dan potensi profitabilitasnya. Investor perlu mempertimbangkan keberlanjutan perbaikan margin bunga bersih, stabilitas kualitas aset di segmen properti, serta potensi dividen yield yang menarik dari pertumbuhan laba ini dalam mengevaluasi potensi investasi.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here