PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) merilis laporan keuangan tidak diaudit untuk periode semester I 2026. Emiten investasi ini mencatatkan kinerja keuangan AIMS yang masih dibayangi tekanan operasional serta mencatatkan defisit.
Kinerja Keuangan AIMS Semester I 2026
Berikut adalah rincian data laporan keuangan emiten untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026:
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam IDR | Semester I 2026 | FY 2025 | Perubahan YoY/YoTD |
| Total Aset | Rp4.416.174.492 | Rp4.292.581.960 | 2,88% |
| Aset Lancar | Rp285.625.382 | Rp159.923.460 | 78,60% |
| Aset Tidak Lancar | Rp4.130.549.110 | Rp4.132.658.500 | -0,05% |
| Total Liabilitas | Rp4.131.372.061 | Rp3.543.210.711 | 16,60% |
| Liabilitas Jangka Pendek | Rp2.757.509.804 | Rp2.391.928.454 | 15,28% |
| Liabilitas Jangka Panjang | Rp1.373.862.257 | Rp1.151.282.257 | 19,33% |
| Total Ekuitas | Rp284.802.431 | Rp749.371.249 | -61,99% |
Total aset mengalami kenaikan tipis sebesar 2,88% dari akhir tahun 2025. Peningkatan tersebut utamanya didorong oleh kenaikan aset lancar, seperti munculnya piutang usaha serta penambahan uang muka operasional.
Liabilitas tercatat naik sebesar 16,60% akibat bertambahnya beban akrual dan pinjaman dari pihak berelasi. Peningkatan liabilitas di tengah rugi berjalan ini mengakibatkan total ekuitas mengalami penurunan tajam hingga 61,99%.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam IDR | Semester I 2026 | Semester I 2025 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | Rp93.000.000 | Rp78.750.000 | 18,10% |
| Laba Kotor | Rp93.000.000 | Rp78.750.000 | 18,10% |
| Laba Usaha (Rugi) | (Rp459.828.498) | (Rp855.604.939) | -46,26% |
| Laba Bersih (Rugi) | (Rp464.568.818) | (Rp856.012.194) | -45,73% |
| EPS (Rugi per Saham) | (Rp2,11) | (Rp3,89) | -45,76% |
Pendapatan usaha tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 18,10% secara tahunan. Peningkatan top-line tersebut berasal dari lini penjualan hasil tambang.
Meskipun masih menanggung kerugian, rugi bersih berhasil ditekan hingga 45,73%. Penurunan rugi ini ditopang oleh efisiensi pada beban umum dan administrasi.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 0,10x | Kemampuan melunasi kewajiban jangka pendek sangat rendah. |
| Quick Ratio | 0,04x | Likuiditas sangat ketat tanpa mengandalkan aset lancar non-kas. |
| Margin Laba Kotor | 100% | Beban pokok pendapatan bernilai nol. |
| Margin Laba Bersih | Negatif | Beban operasional melebihi pendapatan usaha. |
| ROA | -10,52% | Imbal hasil atas aset berada pada zona negatif. |
| ROE | -163,12% | Modal tergerus oleh akumulasi kerugian. |
| DER | 14,51x | Struktur modal didominasi oleh liabilitas. |
Kondisi likuiditas tergolong sangat rentan karena nilai aset lancar berada jauh di bawah kewajiban jangka pendek. Hal ini mengindikasikan ketergantungan modal kerja pada arus kas pihak luar.
Struktur permodalan juga menunjukkan risiko finansial tinggi dengan tingkat utang yang melampaui ekuitas. Profitabilitas belum tercapai seiring tingginya beban usaha dibanding pendapatan operasional.
D. Valuasi Saham
Dengan harga penutupan pasar 24 Juli 2026 di level Rp382 dan jumlah saham beredar 220.000.000 lembar, maka kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp84,04 miliar.
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | Negatif | Perusahaan masih mencatatkan laba bersih negatif. |
| PBV | 295,08x | Valuasi price to book value tergolong sangat premium secara historis. |
Tingginya rasio PBV mencerminkan nilai pasar yang diperdagangkan jauh melampaui nilai buku per sahamnya. Kondisi valuasi relatif premium tersebut terbentuk karena basis ekuitas yang tergerus oleh akumulasi defisit.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, peningkatan pendapatan usaha dan penekanan rugi bersih pada semester I 2026 menjadi sinyal perbaikan operasional. Kendati demikian, struktur keuangan masih dibayangi likuiditas yang terbatas serta ekuitas yang terus tergerus.
Profil Singkat Perusahaan
PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang industri, perdagangan, pembangunan, percetakan, dan jasa, dengan fokus utama pada sektor investasi pertambangan batu bara. Perseroan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 20 Juli 2001.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin