Kinerja penjualan mobil PT Astra International Tbk sepanjang April 2025 menunjukkan tekanan yang cukup besar secara bulanan. Namun, di balik penurunan tersebut, Astra tetap mempertahankan posisinya sebagai pemain dominan di pasar otomotif nasional—terutama di segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC).
Sepanjang April 2025, Astra mencatatkan penjualan mobil sebanyak 26.976 unit. Jumlah ini menukik 28,51% dibandingkan Maret 2025 yang membukukan 37.735 unit. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni April 2024, penjualan Astra masih tumbuh tipis 0,25% dari posisi 26.908 unit.
Penurunan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor musiman seperti masa libur panjang, efek Lebaran, atau penyesuaian stok kendaraan di level dealer. Meski demikian, stabilitas tahunan menunjukkan bahwa penurunan ini belum tentu mencerminkan tren jangka panjang yang negatif.
Pangsa pasar Astra pada April 2025 tercatat di angka 53%, sama seperti Februari 2025. Namun, angka ini sedikit lebih rendah dibanding April 2024 yang berada di 55%. Artinya, dalam setahun terakhir Astra kehilangan sekitar 2% pangsa pasar secara nasional.
Meski demikian, angka 53% tetap menjadikan Astra sebagai pemimpin pasar otomotif nasional. Dominasi ini ditopang oleh kinerja merek-merek utama di bawah payung Astra.
Rincian penjualan berdasarkan merek di bawah Astra pada April 2025:
- Toyota & Lexus: 16.268 unit
- Daihatsu: 8.900 unit
- Isuzu: 1.600 unit
- UD Trucks: 189 unit
Toyota dan Lexus menjadi penyumbang terbesar, dengan kontribusi lebih dari 60% dari total penjualan Astra di bulan tersebut.
Jika dilihat dari kinerja sepanjang empat bulan pertama 2025 (Januari–April), Astra menjual sebanyak 137.788 unit, turun 5,94% dibanding periode yang sama tahun lalu (145.980 unit).
Sementara itu, penjualan mobil nasional secara keseluruhan juga mengalami penurunan, dari 264.030 unit menjadi 256.368 unit (-2,9% YoY). Artinya, tekanan dirasakan seluruh pelaku industri otomotif, namun penurunan Astra sedikit lebih dalam dibanding rata-rata nasional.
Satu hal menarik adalah kinerja Astra di segmen Low-Cost Green Car (LCGC). Meskipun penjualan LCGC Astra pada April 2025 turun menjadi 7.382 unit (dari Februari 9.278 unit), pangsa pasarnya justru naik menjadi 79% dari sebelumnya 72%.
Artinya, meskipun pasar LCGC secara umum melemah, Astra berhasil menguasai hampir 80% dari total pasar mobil murah nasional—sebuah posisi yang sangat strategis mengingat segmen ini menjadi pintu masuk utama bagi banyak konsumen baru.