Dalam rangka memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam:
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik; dan
- Peraturan PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi,
PT Energi Mega Persada Tbk (”ENRG”) hari ini menyampaikan bahwa anak usahanya, EMP Bentu Limited, yang merupakan operator dan pemilik 100% partisipasi interes atas blok Kontrak Kerja Sama (“KKS”) Bentu, telah mendapatkan temuan gas di tempat (gas in place) sebesar sekitar 126 milyar kaki kubik dari aktifitas pengeborannya di sumur gas CEN-01.
ENRG akan menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan pengeboran di beberapa sumur pengembangan, konstruksi pipa gas, dan pembangunan tambahan fasilitas 2 produksi. Kami berharap untuk dapat mulai memproduksikan gas dari sumur CEN-01 dengan volume rata-rata 45 juta kaki kubik gas per hari di masa mendatang.
ENRG akan mengembangkan lebih lanjut temuan di sumur gas CEN-01 tersebut demi mengoptimalkan produksi gas dari blok KKS Bentu dalam waktu dekat ini. Peningkatan produksi gas dari blok KKS Bentu tersebut diharapkan akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan ENRG di masa mendatang. Dengan asumsi harga jual gas sebesar US$6 per mmbtu maka tambahan produksi gas sejumlah 45 juta kaki kubik gas per hari tersebut bernilai sekitar US$270 ribu per hari (sekitar US$100 juta per tahunnya).
Penemuan gas di tempat (gas in place) di blok KKS Bentu tersebut juga merefleksikan pencapaian ENRG dalam mengembangkan usaha secara organik. Kami berharap pencapaian positif ini dapat menambah nilai bagi para pemangku kepentingan. Penemuan gas ini juga mendukung usaha Pemerintah dalam mencapai produksi sebesar 1 juta barel minyak per hari dan 12 milyar kaki kubik gas per hari di tahun 2030.
Temuan struktur gas yang berhasil diperoleh ENRG merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan. Hal ini juga akan menjaga kontribusi ENRG dalam mendukung produksi gas dimasa yang akan datang, karena saat ini lebih dari 50% produksi gas di wilayah Sumatera Bagian Utara dikontribusikan oleh ENRG. Diharapkan temuan gas ini dapat segera diproduksikan secara komersial guna memenuhi kebutuhan listrik dan industri di provinsi Riau, serta mendukung neraca gas nasional.
Blok KKS Bentu saat ini dioperasikan dan dimiliki 100% partisipasi interesnya oleh anak usaha ENRG, yaitu EMP Bentu Limited. Di sepanjang tahun 2023, blok KKS Bentu tersebut memproduksikan rata-rata 81 juta kaki kubik gas per harinya.