Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsight Jembo Cable (JECC) Beri Penjelasan Soal Piutang PLN hingga Strategi Investasi Saham

 Jembo Cable (JECC) Beri Penjelasan Soal Piutang PLN hingga Strategi Investasi Saham

PT Jembo Cable Company Tbk. (JECC) memberikan klarifikasi mendalam terkait sejumlah poin dalam laporan keuangan perusahaan, mulai dari kendala administrasi penagihan ke pelanggan utama hingga kebijakan pencatatan investasi jangka panjang.

Perseroan mengakui adanya pergeseran piutang usaha dari kategori lancar menjadi jatuh tempo yang disebabkan oleh keterlambatan proses dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) di pihak pelanggan utama, khususnya PT PLN (Persero).

  • Penyebab: Proses tanda tangan dokumen (routing) di internal PLN memakan waktu cukup lama.
  • Dampak: Hal ini memengaruhi kelancaran penerimaan kas perusahaan.
  • Solusi: Mulai Februari 2025, PLN telah menerapkan sistem dokumen elektronik (e-TUG) yang memungkinkan JECC memantau proses administrasi secara langsung untuk mempercepat penagihan.

2. Investasi Saham di TBMS Sejak 1992

JECC memberikan penjelasan mengenai kepemilikan saham di PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) sebesar 1,2% yang telah dimiliki sejak tahun 1992.

  • Metode Pencatatan: Perseroan mencatat investasi ini menggunakan metode biaya (at cost) sesuai PSAK 228, bukan nilai wajar, karena kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki pengendalian.
  • Tujuan Investasi: Investasi ini bersifat jangka panjang dengan estimasi imbal hasil (return) tahunan setara dengan tingkat bunga deposito.
  • Aset Siap Dijual: Saat ini, saham tersebut diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual.

3. Rasio Keuangan dan Fasilitas Perbankan

Per 30 September 2025, JECC melaporkan kondisi keuangan yang masih memenuhi syarat (financial covenants) dari para kreditur utama, yaitu Bank Mandiri dan Bank BCA:

Indikator KeuanganRealisasi (30 Sept 2025)Syarat Bank (Mandiri)
Current Ratio127%>=100\%
Leverage181%<=500\%
EBITDA to Interest633%>=120\%
Debt Service Coverage432%>= 110\%

Sumber: Tanggapan JECC ke Bursa 

4. Perbaikan Laporan Keuangan

Menanggapi permintaan Bursa, Perseroan telah melakukan penyajian kembali (restatement) pada Laporan Keuangan Interim 30 September 2025. Perbaikan meliputi rincian penjualan per produk, pengungkapan transaksi non-kas, serta reklasifikasi arus kas masuk dari penerimaan bunga.

5. Kerugian Penjualan Aset Tetap

Perseroan menjelaskan bahwa arus kas negatif pada penjualan aset tetap disebabkan oleh penjualan (disposal) mesin-mesin tua yang sudah tidak produktif. Nilai buku mesin tersebut masih lebih tinggi dibandingkan harga jualnya karena adanya revaluasi aset pada tahun 2015, sehingga secara akuntansi tercatat sebagai kerugian.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here