Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightIPO Edan: Rasio Match to Bid Sangat Jomplang

IPO Edan: Rasio Match to Bid Sangat Jomplang

Kalau kamu baru belajar saham dan lagi tertarik ikut euforia IPO, kamu pasti pernah dengar istilah ARA lock. Ini kondisi di mana harga saham naik maksimal dalam satu hari, biasanya 25 persen dari harga awal, dan langsung nempel di atas tanpa bergerak sama sekali. Semua orang antre beli tapi gak ada yang mau jual. Di permukaan kelihatan keren, harga naik, grafik hijau, semua orang bilang to the moon.

Tapi begitu kamu lihat lebih dalam, kamu akan sadar ada satu hal penting yang sering dilewatkan oleh investor pemula, yaitu rasio antara transaksi yang benar-benar kejadian dibanding jumlah antrean beli. Di sinilah muncul cerita menarik soal euforia palsu yang bisa berujung nyangkut massal.

Contohnya saham COIN. Waktu pertama kali listing, langsung ARA di harga 135. Tapi jumlah saham yang benar-benar ditransaksikan cuma 24.750 lot atau sekitar 2,47 juta lembar. Sementara itu antrean beli di harga yang sama tembus 42,54 juta lot atau 4,25 miliar lembar.

Dari seluruh orang yang antre beli, cuma 0,06 persen yang benar-benar kebagian barang. Sisanya cuma berdiri di antrean berharap ada yang mau jual, tapi sayangnya gak ada. Harga naik tapi pasar gak likuid. Ini kayak kamu datang ke warung bakso, lihat antrean panjang sampai gang sebelah, tapi ternyata cuma satu mangkok yang dijual hari itu.

CDIA bahkan lebih ekstrem. Hari pertama listing, harga langsung nempel ARA di 256. Transaksi yang benar-benar kejadian cuma 34.770 lot atau 3,47 juta lembar. Antrean beli di harga 256 mencapai 126,65 juta lot. Total bid book tembus 129 juta lot. Rasio match-nya cuma 0,027 persen. Ini bukan pasar tapi museum antrean. Di luar kelihatan ramai tapi di dalam sepi transaksi.

PSAT juga menarik. Waktu itu udah masuk hari kedua dan masih ARA di 1.405. Transaksi yang terjadi cuma 4.270 lot atau sekitar 427 ribu lembar. Antrean beli di harga 1.405 tembus 903 ribu lot. Rasio match-nya 0,46 persen. Masih jomplang tapi sedikit lebih baik dibanding COIN dan CDIA. Tetap menunjukkan bahwa saham belum didistribusikan dan kamu harus hati-hati kalau mau ikut beli di tengah kondisi seperti ini.

Pertanyaannya, apakah ini kondisi bagus karena harga naik terus, atau justru sinyal bahaya karena pasarnya semu?

Jawabannya tergantung kamu berdiri di posisi mana. Kalau kamu kebagian saham dari penjatahan IPO dan harga masih ARA lock, maka itu bisa dibilang bagus banget. Harga naik, kamu belum butuh jual, dan bandarnya masih jaga harga dengan baik. Ibarat kamu punya tiket konser VIP, duduk santai sambil nikmatin pertunjukan, sementara orang lain masih ribut di luar gerbang.

Tapi kalau kamu baru masuk beli di hari pertama atau kedua, dan kamu beli pas harga sudah ARA lock, maka kamu harus siap mental. Karena saat harga sudah tinggi tapi volume transaksi sangat kecil, artinya kamu masuk di antrean yang panjang banget dan belum tentu ada yang mau jual ke kamu.

Bahaya mulai muncul saat ARA lock pecah. Harga gak lagi mentok di atas, bid mulai menipis, dan bandarnya mulai distribusi barang. Ini saat di mana semua orang rebutan keluar tapi pintunya sempit. Harga bisa langsung anjlok dalam hitungan menit dan kamu yang tadinya ikut euforia bisa langsung nyangkut tanpa sempat berpikir. Makanya penting banget buat selalu lihat rasio antara volume transaksi yang terjadi dibanding jumlah bid di harga ARA. Kalau rasionya kecil banget, itu sinyal bahwa pasar masih ilusi.

ARA lock dengan rasio match transaction dan bid yang jomplang bisa jadi pedang bermata dua. Bagus kalau kamu sudah punya barang dan ngerti kapan keluar. Tapi bisa sangat berbahaya kalau kamu FOMO beli saat semua orang antre dan barang belum ada yang keluar. Belajarlah baca orderbook, pahami pola distribusi, dan jangan cuma fokus pada grafik hijau dan angka persentase naik. Karena dalam dunia saham, harga tinggi belum tentu artinya likuid dan euforia belum tentu artinya cuan.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here