PT Sariguna Primatirta Tbk, dengan kode emiten CLEO, optimis bisa mencapai pertumbuhan kinerja double digit pada tahun 2024. CEO CLEO, Melisa Patricia, menyampaikan keyakinannya bahwa target ini dapat tercapai, berkat tren positif kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga menambahkan bahwa CLEO berkomitmen untuk terus mencetak rekor baru dari pencapaian tahun sebelumnya.
Hingga kuartal III 2024, CLEO berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp336,5 miliar, naik 61% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Penjualan perusahaan juga tumbuh 32% secara tahunan (YoY) menjadi Rp2 triliun, didukung oleh perluasan pabrik, jaringan distribusi, dan inovasi produk. Momentum akhir tahun seperti Natal, liburan, dan acara publik diharapkan menjadi pendorong tambahan untuk pertumbuhan penjualan.
CLEO juga fokus pada keberlanjutan lingkungan dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan yang mudah didaur ulang. Sebagai bagian dari strategi inovasi, perusahaan baru-baru ini meluncurkan varian Cleo 1 liter dan Cleo Mini 220 ml, yang merupakan botol air minum kemasan (AMDK) teringan di dunia. Produk ini dirancang agar praktis digunakan, khususnya bagi konsumen yang sering bepergian, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.


