Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsight PintarSaham.idGreen Power Group (LABA) Siapkan Strategi 2026: Fokus Produksi Baterai Lokal dan...

Green Power Group (LABA) Siapkan Strategi 2026: Fokus Produksi Baterai Lokal dan Ekspansi Ekosistem EV

PT Green Power Group Tbk (Perseroan) telah memaparkan rencana strategis dan kondisi terkini bisnisnya dalam Public Expose Tahunan 2025. Berikut adalah informasi utama yang perlu diketahui oleh investor:

1. Struktur Pengendali Tetap Stabil

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan pada Januari 2026 tidak mencakup perubahan pengendali Perseroan. PT NEV Stored Energy akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas. Meskipun terdapat diskusi internal mengenai mitra bisnis, Perseroan memastikan operasional tetap berjalan profesional dan tidak terpengaruh oleh faktor personal manajemen.

2. Fokus Utama: Produksi Baterai dan TKDN

Dalam dua tahun ke depan, LABA akan berfokus pada:

  • Perakitan Baterai (Battery Pack): Menjadi kegiatan usaha utama untuk memenuhi kebutuhan pasar.
  • Peningkatan TKDN: Perseroan berkomitmen meningkatkan Tingkat Komandungan Dalam Negeri (TKDN) pada produk utama guna memperkuat daya saing manufaktur lokal.
  • Sinergi Bisnis: Selain baterai, bisnis cetakan (mould) melalui anak usaha mulai menerima pesanan kembali untuk mendukung pengemasan baterai dan meningkatkan nilai TKDN.

3. Mengurangi Impor dengan Produksi Dalam Negeri

Perseroan mulai mengalihkan strategi dari ketergantungan impor menuju produksi mandiri9999. Saat ini, biaya produksi baterai litium di dalam negeri sudah bersaing dengan biaya impor, sehingga LABA akan memaksimalkan kapasitas pabrik di dalam negeri untuk menekan biaya dan memenuhi kebijakan pemerintah.

4. Pembaruan Proyek Luar Negeri dan Pertambangan

  • Timor Leste: Proyek pembangkit listrik di Timor Leste mengalami kendala proses tender akibat adanya pergantian pemerintahan setempat. Perseroan terus memantau situasi dan mengevaluasi kemampuan pemenuhan kontrak di masa depan.
  • Izin Pertambangan: Terkait akuisisi PT Aceh Mineral Abadi, proses perizinan eksplorasi (IUP-E) tertunda karena bencana alam banjir di Aceh, namun wilayah target operasional telah ditetapkan.

5. Pertumbuhan Ekosistem Kendaraan Listrik

LABA mencatatkan perkembangan positif melalui kolaborasi strategis:

  • ECGO & EVMOTO: Kerja sama dengan ECGO telah menjaring lebih dari 80.000 pengemudi terdaftar yang merasakan penurunan biaya operasional secara signifikan.
  • Solusi Komprehensif: Ke depan, Perseroan akan memperluas bisnis ke layanan penyewaan kendaraan listrik operasional dan battery bank untuk membentuk ekosistem energi baru yang terintegrasi.

Sumber: QNA Pubex LABA 2025

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here