PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) resmi memulai proses penawaran umum untuk Obligasi ENRG Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp1.150.200.000.000. Penerbitan ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada yang memiliki total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp4.000.000.000.000. Langkah strategis Perseroan ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan pendanaan anak perusahaan melalui instrumen surat utang yang kompetitif di pasar modal Indonesia.
Rincian Seri dan Kupon Bunga Obligasi ENRG
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 29 Januari 2026, manajemen Perseroan menjelaskan bahwa Obligasi ENRG Tahap II ini ditawarkan dalam dua seri dengan tingkat bunga tetap.
- Seri A: Memiliki jumlah pokok sebesar Rp280.400.000.000 dengan tingkat bunga tetap 7,50% per tahun. Tenor untuk seri ini ditetapkan selama 3 tahun sejak Tanggal Emisi.
- Seri B: Ditawarkan dengan jumlah pokok yang lebih besar, yakni Rp869.800.000.000 dengan kupon bunga 8,60% per tahun. Jangka waktu untuk Seri B adalah 5 tahun sejak Tanggal Emisi.
Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap triwulan (3 bulan) sekali. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 13 Mei 2026, sedangkan pelunasan pokok obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo, masing-masing pada 13 Februari 2029 untuk Seri A dan 13 Februari 2031 untuk Seri B.
Perseroan telah mengantongi peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 11 September 2025 hingga 1 September 2026. Peringkat ini mencerminkan kemampuan Perseroan yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya terkait instrumen utang tersebut.
Rencana Penggunaan Dana dan Kinerja Keuangan
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dialokasikan untuk kebutuhan internal grup. Sekitar 73,69% dana akan disalurkan sebagai pinjaman kepada anak usaha, PT Imbang Tata Alam (ITA), untuk melunasi seluruh pokok utang beserta bunga kepada Bank Mandiri. Selanjutnya, sekitar 11,11% akan dipinjamkan kepada PT Energi Maju Abadi (EMA) untuk membayar sebagian pokok utang kepada pihak bank yang sama. Sisanya akan digunakan oleh Perseroan dan/atau anak perusahaan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional.
Secara finansial, berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, ENRG mencatatkan total aset sebesar USD1.680.849.627 dengan total liabilitas mencapai USD947.455.218. Dari sisi profitabilitas, Perseroan membukukan penjualan neto sebesar USD361.380.728 dan laba neto periode berjalan sebesar USD55.715.647 pada periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025. Rasio keuangan penting menunjukkan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) berada di level 2,96x dan Interest Coverage Ratio (ICR) sebesar 12,00x.
Poin Penting bagi Investor
Bagi calon investor yang tertarik pada penawaran instrumen ini, berikut adalah beberapa poin teknis yang perlu diperhatikan:
- Pemesanan Minimum: Jumlah pemesanan pembelian obligasi harus dilakukan sekurang-kurangnya sebesar satu satuan perdagangan senilai Rp50.000.000 dan/atau kelipatannya.
- Jaminan: Obligasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus (unsecured), namun dijamin secara pari passu dengan seluruh harta kekayaan Perseroan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
- Risiko Utama: Investor perlu mencermati risiko ketergantungan pada kinerja operasional anak perusahaan karena seluruh pendapatan Perseroan berasal dari entitas anak. Selain itu, terdapat potensi risiko likuiditas bagi pemegang obligasi di pasar sekunder.
- Sindikasi Penjamin: Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas (34%), PT Sucor Sekuritas (36,65%), dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (29,36%) dengan komitmen kesanggupan penuh (full commitment).
Jadwal Penawaran Obligasi ENRG Tahap II
Proses penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026 dengan rincian sebagai berikut:
- Masa Penawaran Umum: 9 – 10 Februari 2026.
- Tanggal Penjatahan: 11 Februari 2026.
- Tanggal Distribusi Secara Elektronik: 13 Februari 2026.
- Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI): 18 Februari 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Energi Mega Persada Tbk. adalah sebuah perusahaan hulu minyak dan gas bumi yang memiliki wilayah operasi di Indonesia dan Mozambik. Kegiatan usaha EMP meliputi eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak mentah, gas bumi dan gas metana batubara.
Sumber Data Terkait:
Baca juga:
- Energi Mega Persada (ENRG) Temukan Cadangan Minyak Baru di Blok Malacca Strait
- ENRG Beri Pinjaman Afiliasi Rp105 Miliar Kepada BSSL, Simak Tujuannya
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!